Pasutri Gresik Ngamuk Jambak Karyawan Es Krim gegara Tak Sesuai Ekspektasi

Pasutri Gresik Ngamuk Jambak Karyawan Es Krim gegara Tak Sesuai Ekspektasi

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Senin, 18 Mei 2026 11:45 WIB
Pasutri Gresik viral jambak hijab karyawan es krim gegara tak sesuai ekspektasi
Pasutri Gresik viral jambak hijab karyawan es krim gegara tak sesuai ekspektasi/Foto: Tangkapan layar
Gresik -

Sebuah video yang menampilkan pasangan suami istri (pasutri) mengamuk kepada karyawan gerai es krim Momoyo cabang CitraLand Driyorejo, Gresik viral di media sosial. Diduga, pasutri itu mengamuk gegara pesanan es krim tak sesuai ekspektasi atau tidak penuh.

Salah satu akun Instagram yang mengunggah video itu adalah @suroboyo.media. Akun tersebut menampilkan video dan unggahan Thread @jjqlien yang pertama kali membagikan peristiwa tersebut.

"Suami istri marah-marah karena merasa pesanan es krimnya tak sesuai dengan foto, bahkan istri sampek menjambak hijab karyawan kedai es krim tersebut," tulis akun @suroboyo.media seperti dilihat detikJatim, Senin (18/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di video tersebut, awalnya si perempuan terlihat berbincang dengan karyawan. Sejurus kemudian, sang suami datang dan keduanya cekcok dengan karyawan.

ADVERTISEMENT

Menurut akun @jjqlien yang diduga owner kedai Momoyo, awalnya dia ditelepon oleh staf HRD-nya. Dia mendapat laporan bahwa ada customer yang marah-marah.

"Setelah saya cek CCTV memang karyawan saya sudah sesuai SOP dari pusat Momoyo, tapi ibuknya marah karena gak sesuai seperti foto dan karyawan saya bilang mau diganti produk, tetapi ibuknya tetap marah-marah. Jadi gitu, soal hal lainnya minta maaf ya guysm" tulisnya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah meminta maaf. Namun pasutri tersebut masih tetap marah bahkan sampai menarik hijab. Dia juga menegaskan tidak membenarkan kekerasan dalam bentuk apapun.

"Untuk es krim takaran dan sop kita sudah sesuai aturan yang berlaku dari pusat," tegasnya.

Namun, dilihat detikJatim, Thread tersebut sudah dihapus. Hingga berita ini ditulis, detikJatim masih mencoba menghubungi @jjqlien, namun belum ada respons. Masih belum diketahui apakah perkara tersebut dilaporkan ke polisi atau tidak.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads