Mayat Bayi Membusuk di Ponorogo Diduga Sudah Meninggal Sebelum Dibuang

Mayat Bayi Membusuk di Ponorogo Diduga Sudah Meninggal Sebelum Dibuang

Charolin Pebrianti - detikJatim
Senin, 18 Mei 2026 15:45 WIB
Penemuan bayi membusuk di Ponorogo
Penemuan bayi membusuk di Ponorogo (Foto: Istimewa)
Ponorogo -

Penemuan mayat bayi laki-laki di dalam kantong plastik hitam di parit Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Ponorogo, masih terus didalami polisi. Hasil autopsi sementara menyebut bayi tersebut diduga sudah meninggal dunia sebelum dibuang.

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengatakan, dari hasil autopsi diketahui bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki panjang tubuh sekitar 55 sentimeter. Saat ditemukan, kondisi jasad sudah membusuk dan masih terdapat tali pusar menempel di tubuh korban.

"Dari hasil autopsi, bayi laki-laki panjang 55 sentimeter, rambut hitam dengan panjang sekitar 5 sentimeter. Saat ditemukan masih ada tali pusar," kata Imam, Senin (18/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi menduga bayi tersebut telah meninggal dunia sebelum dibuang ke lokasi penemuan di parit Jalan Sendang, Dukuh Sendang, Desa Trisono.

"Diperkirakan sebelum dibuang bayi tersebut sudah meninggal dunia," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan dokter forensik juga menyebut kondisi tubuh bayi masih utuh.

"Dari hasil autopsi tidak ditemukan luka luar. Tubuh masih utuh," terang Imam.

Namun, petugas menemukan luka berupa bintik di bagian belakang kepala bayi. Polisi menduga kondisi itu muncul akibat proses pembusukan yang telah berlangsung beberapa hari.

"Ada temuan luka bintik di belakang kepala, kemungkinan karena ulat. Diperkirakan jasad sudah membusuk sekitar tiga sampai empat hari," jelasnya.

Polisi juga masih mendalami apakah proses persalinan bayi dilakukan dengan bantuan tenaga medis atau tidak. Selain itu, hasil autopsi menunjukkan bayi lahir dalam kondisi cukup bulan.

"Untuk kemungkinan lahir dengan pertolongan medis masih kami dalami. Hasil autopsi menunjukkan bayi lahir secara wajar atau cukup bulan," tambah Imam.

Saat olah tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan barang bukti lain selain kantong plastik hitam yang digunakan membungkus jasad bayi.

"Saat di TKP tidak ada temuan lain selain bungkus kresek," katanya.

Penyidik juga masih melakukan penyisiran kamera CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.

"Masih dilakukan pendalaman, termasuk menyisir CCTV," imbuhnya.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi. Mereka terdiri dari warga yang pertama kali menemukan jasad bayi dan warga sekitar lokasi kejadian.

"Saksi yang diperiksa ada tiga orang, yakni penemu dan warga sekitar," tandas Imam.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads