Pendaftaran Bintara TNI AU Gelombang 2: Jadwal, Syarat, Cara Daftar

Pendaftaran Bintara TNI AU Gelombang 2: Jadwal, Syarat, Cara Daftar

Salma Nisrina Fahriyyah - detikJatim
Selasa, 19 Mei 2026 13:30 WIB
Website rekrutmen Bintara TNI AU 2026.
Website rekrutmen Bintara TNI AU 2026. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Pendaftaran Bintara TNI Angkatan Udara (TNI AU) Gelombang 2 Tahun 2026 resmi dibuka mulai 18 Mei 2026 hingga 20 Juni 2026. Kesempatan ini menjadi jalur strategis bagi lulusan SMA, SMK, hingga D-3 yang ingin berkarier sebagai prajurit TNI AU dengan pangkat awal Sersan Dua (Serda).

Namun, tingginya minat pendaftar juga membuat banyak calon peserta harus benar-benar memahami syarat administrasi, kesehatan, usia, hingga ketentuan khusus yang cukup ketat. Yuk, simak ketentuan lengkapnya sebelum mendaftar.

Jadwal Pendaftaran Bintara TNI AU Gelombang 2 Tahun 2026

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) membuka rekrutmen Bintara PK Gelombang 2 sebagai bagian dari penerimaan prajurit tahun 2026. Berikut jadwal lengkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Pendaftaran online dibuka: 18 Mei 2026
  • Penutupan pendaftaran: 20 Juni 2026
  • Rencana pembukaan pendidikan: 29 Agustus 2026

Calon peserta diwajibkan memantau seluruh tahapan melalui portal resmi rekrutmen TNI AU. Pasalnya, jadwal pendaftaran TNI AU dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan panitia.

ADVERTISEMENT

Apa Itu Bintara TNI AU?

Bintara TNI AU merupakan golongan prajurit yang bertugas sebagai tenaga teknis, staf operasional, maupun pelaksana lapangan dalam berbagai unit Angkatan Udara.

Setelah menyelesaikan pendidikan pertama, peserta akan menyandang pangkat Serda, dan ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi di seluruh wilayah Indonesia.

Syarat Bintara TNI AU 2026

Sebelum mendaftar sebagai Bintara TNI AU 2026, setiap calon peserta perlu memastikan bahwa seluruh persyaratan telah terpenuhi dengan baik. Berikut syarat umum, khusus, serta tambahan pendaftaran Bintara TNI AU 2026 yang wajib diperhatikan setiap calon pendaftar.

Syarat Umum

  • Warga Negara Indonesia
  • Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945
  • Lulusan D-3 berusia paling tinggi 25 tahun pada saat pembukaan pendidikan (rencana buka Dik 14 Maret 2026)
  • Lulusan SMA/MA dan SMK berusia paling rendah 17 tahun 9 bulan dan paling tinggi 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan (rencana buka Dik 14 Maret 2026)
  • Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap
  • Lulus pendidikan pertama untuk membentuk prajurit siswa menjadi prajurit.

Syarat Tambahan

  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
  • Sanggup mengganti seluruh kerugian biaya yang telah dikeluarkan oleh negara apabila mengundurkan diri sebelum pendidikan pertama berakhir
  • Sanggup mengganti seluruh kerugian biaya (pendidikan, gaji, tunkin) jika mengundurkan diri setelah lulus pendidikan pertama
  • Orang tua/wali harus menandatangani surat pernyataan tidak melakukan penyuapan/kolusi (bermeterai)
  • Bagi yang sudah bekerja tetap, harus mendapat persetujuan/izin resmi dari kepala instansi dan bersedia mengundurkan diri bila lulus
  • Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah lulus pendidikan
  • Mendapat persetujuan dari orang tua bagi calon siswa yang belum berumur 21 tahun
  • Harus mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian masuk
  • Melampirkan fotokopi KTP dan KK yang dilegalisir
  • Calon tidak buta warna, tidak mempunyai riwayat TB paru aktif, tidak pernah melaksanakan terapi Ortho-K, tidak pascalaparotomy dengan komplikasi
  • Bagi yang pernah bedah refraksi (PRK, lasik, relex smile) diperbolehkan dengan ketentuan batas refraksi sebelum operasi (Pre Ops) 5 Dioptri
  • Setelah operasi tajam penglihatan menjadi 1.0 atau visus 6/6 dan tindakan operasi minimal 3 bulan sebelum seleksi
  • Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat.

Syarat Khusus

  • Calon Bintara PK Pria dan Wanita bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri dan PNS.
  • Calon Bintara PK Pria dan Wanita berijazah D-3 dengan bidang keahlian yang bisa dilihat dari link ini.
  • Calon Bintara PK Pria dan Wanita Gel. II/A-58 TA 2026 berijazah SMA/MA/SMK semua jurusan dan kejuruan. Dengan syarat melengkapi ijazah SD, SLTP, SMA/MA/SMK, SKHUN asli serta fotokopi yang telah dilegalisasi (sesuai Permendikbud Nomor 29 Tahun 2014 oleh kepala sekolah yang mengeluarkan ijazah/STTB yang bersangkutan atau kepala dinas pendidikan kota/kabupaten administrasi yang bersangkutan apabila sekolah yang mengeluarkan ijazah/STTB sudah tidak beroperasi atau ditutup) dan buku rapor asli SMA/MA/SMK.
  • Pada Penyediaan calon Bintara PK Pria Gel. II/A-58 TA 2026 ini diberlakukan kekhususan (Panda Khusus) untuk calon Bintara PK Pria lulusan SMK Angkasa dengan jurusan Airframe and powerplant (AFP), Electrical Avionics (EA), Aircraft Electricity (AE), Aircraft Machining (AM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Teknik Elektronika yang berada di bawah Yayasan Ardhya Garini (Yasarini), sebagai berikut.
    • SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Lanud Adi (Panda Lanud Adi)
    • SMK Angkasa 1 Jakarta Lanud Hlm (Panda Lanud Hlm)
    • SMK Penerbangan Angkasa Bogor Lanud Ats (Panda Lanud Ats)
    • SMK Angkasa 2 Kalijati Lanud Sdm (Panda Lanud Sdm)
    • SMK Penerbangan Angkasa Lanud Iwj (Panda Lanud Iwj)
    • SMK Penerbangan Angkasa Lanud Abd (Panda Lanud Abd)
    • SMK Angkasa 1 Margahayu Lanud Slm (Panda Lanud Hsn)
    • SMK Angkasa Lanud Hsn (Panda Lanud Hsn)
  • Khusus ATLET berprestasi di tingkat Nasional/Internasional, dilengkapi dengan surat rekomendasi dari pembina cabang olahraga dari TNI AU, serta bagi calon yang merupakan rekomendasi dari tokoh/pemuka agama, tokoh masyarakat, maupun ketua suku yang dilengkapi dengan surat persetujuan pejabat TNI AU terkait.
  • Tinggi badan sekurang-kurangnya bagi calon Bintara PK Pria 163 cm dan Wanita 157 cm (diutamakan 160 cm), dengan berat badan seimbang/ideal menurut ketentuan yang berlaku.
  • Bersedia menandatangani surat perjanjian ikatan dinas pertama keprajuritan selama 10 tahun (bermeterai).
  • Untuk SLTA/SMA/MA lulusan tahun 2020, 2021 dan 2022 tidak melampirkan SKHUN.
  • Memiliki kartu BPJS/Jaminan Kesehatan yang Aktif, dengan melampirkan bukti kuitansi pembayaran terakhir.

Cara Daftar Bintara TNI AU Gelombang 2 2026

Proses pendaftaran Bintara TNI AU Gelombang 2 Tahun 2026 dilakukan secara online melalui portal resmi yang telah ditentukan, kemudian dilanjutkan dengan tahapan verifikasi. Berikut cara daftar Bintara TNI AU 2026 yang perlu diperhatikan.

  • Mengakses situs resmi rekrutmen TNI AU di diajurit.tni-au.mil.id
  • Mengisi formulir pendaftaran online
  • Memilih Lanud terdekat untuk verifikasi
  • Melakukan daftar ulang dengan membawa dokumen fisik
  • Mengikuti seluruh tahapan seleksi
  • Pastikan seluruh dokumen seperti KTP, KK, ijazah, dan berkas pendukung telah dilegalisir sesuai ketentuan.

Lokasi Pendaftaran Bintara TNI AU 2026 di Jawa Timur

Berikut lokasi pendaftaran Bintara TNI AU 2026 di Jawa Timur (Jatim) yang perlu diketahui calon peserta. Untuk wilayah Jawa Timur, pendaftaran dan seleksi administrasi di beberapa lokasi berikut.

Lokasi Pendaftaran Bintara PK Pria di Jatim

  • Lanud Abdulrachman Saleh
    Lokasi: Malang
    Nomor Telepon: 085177551392
  • Lanud Iswahjudi
    Lokasi: Madiun
    Nomor Telepon: 087892611623
  • Lanud Muljono
    Lokasi: Surabaya
    Nomor Telepon: 08133192100

Lokasi Pendaftaran Bintara PK Wanita di Jatim

  • Lanud Iswahjudi
    Lokasi: Madiun
    Nomor Telepon: 087892611623



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads