Kader Pramuka Jatim Kini Dapat Kesempatan Khusus Masuk Sekolah Kedokteran

Kader Pramuka Jatim Kini Dapat Kesempatan Khusus Masuk Sekolah Kedokteran

Faiq Azmi - detikJatim
Rabu, 20 Mei 2026 21:20 WIB
Mou Pramuka Jatim dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Mou Pramuka Jatim dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Para kader Pramuka khususnya untuk anak-anak SMA kini mendapat kesempatan untuk menikmati jalur khusus guna melanjutkan sekolah kedokteran. Kader Pramuka Jatim mendapat jatah khusus untuk masuk Universitas Nahdlatul Ulama (Unusa) jalur kedokteran.

Kabar baik itu disampaikan langsung oleh Ketua Kwarda Pramuka Jatim, HM Arum Sabil yang baru saja menjalin memorandum of understanding (MoU) dengan Unusa.

"Pramuka Jatim menyampaikan terima kasih atas terjalinnya kerja sama mulia dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dalam membuka jalan pengabdian bagi adik-adik Pramuka Jawa Timur melalui kesempatan menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran lewat Jalur Pramuka," kata Arum Sabil di Surabaya, Rabu (20/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arum menyebut kerjasama ini menjadi momentum bersejarah dan perdana bagi Pramuka Jatim. Ia berharap peluang ini bisa dimanfaatkan kader Pramuka Jatim di tingkat SMA.

ADVERTISEMENT

"Sebuah momentum bersejarah yang menjadi titik awal lahirnya sinergi pendidikan, pengabdian, dan kemanusiaan bagi generasi muda Pramuka Jatim. Ini bukan sekadar program pendidikan, tetapi sebuah ikhtiar besar untuk melahirkan dokter-dokter muda yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga memiliki jiwa kepanduan, akhlak mulia, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada bangsa serta masyarakat," jelasnya.

"Kepada adik-adik Pramuka Jawa Timur yang telah lulus SMA dan memiliki cita-cita menjadi dokter, inilah saatnya melangkah menjemput masa depan. Segeralah meminta rekomendasi dari Gudep, Kwarran, maupun Kwarcab di daerah masing-masing untuk kemudian dikirim melalui email ke Kwarda Pramuka Jawa Timur," tambahnya.

"Bagi adik-adik Pramuka Jawa Timur yang berminat, diharapkan segera mendaftarkan diri dan mempersiapkan seluruh persyaratan dengan baik. Jangan biarkan kesempatan emas ini berlalu begitu saja. Karena dari tangan-tangan Pramuka yang disiplin, tangguh, dan penuh kepedulian, akan lahir generasi dokter pejuang yang membawa cahaya kesehatan bagi masyarakat Indonesia," lanjutnya.

Arum Sabil menambahkan saat ini, Pramuka Jatim memiliki sekitar 3,4 juta anggota aktif yang tersebar di 38 Kwarcab. "Kami berharap kolaborasi ini memperkuat program bakti masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga pelestarian lingkungan," katanya.

Menurutnya, jaringan Pramuka hingga tingkat desa menjadi kekuatan besar untuk memperluas edukasi kesehatan mental dan gerakan penghijauan kepada masyarakat. "Tentu dengan kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas putra-putri penerus bangsa ke depan," imbuhnya.

Kolaborasi antara Kwarda Jatim dan UNUSA melalui program "Sehat Mental, Cerdas Berprestasi" adalah jawaban atas tantangan besar generasi muda hari ini. Data menunjukkan gangguan kecemasan, tekanan akademik, dan depresi pada remaja meningkat pasca pandemi.

Karena itu, kata Arum Sabil, Pramuka Jatim dengan 38 Kwarcab dan jutaan anggota aktif harus menjadi rumah besar pembentuk karakter yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental. "Mental yang sehat akan melahirkan generasi yang percaya diri, tangguh, berani bermimpi besar, dan siap menjadi pemimpin masa depan," tandasnya.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2026 di Pusat Pelatihan Pertanian Taruna Bhumi Tanggul Jember. Dalam MoU ini turut dihadiri Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS) Prof Mohammad Nuh, Rektor Unusa Prof Triyogi Yuwono, dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Prof Budi Santoso.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads