Volume kendaraan menuju Jembatan Suramadu meningkat signifikan jelang Hari Raya Idul Adha 2026. Hal itu dipicu tradisi toron, atau mudiknya warga menuju Pulau Madura.
Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Imam Sayfudin Rodji mengatakan hingga sore hari ini, sekitar 10 ribu kendaraan roda dua maupun roda empat telah melintas menuju Jembatan Suramadu. Peningkatan volume kendaraan ini diprediksi terjadi hingga Selasa (26/5) malam.
"Jadi sesuai prediksi, mulai sore ini sampai nanti malam merupakan puncak arus mudik ke Madura. Kalau istilah Maduranya, toron. Karena peningkatan terutama yang R2 itu hampir 500% ya dari hari biasa," ujar Imam kepada detikJatim, Selasa (26/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lonjakan volume kendaraan yang signifikan tersebut membuat polisi menerapkan sistem buka-tutup jalur cepat untuk kendaraan roda dua.
"Nanti kalau sudah mulai landai, kita arahkan ke jalur R2 sesuai semula. Untuk diskresi kami tapi dengan pengawalan dari personel Lalu Lintas Polres Pelabuhan Tanjung Perak," jelas Imam.
Hingga berita ini ditayangkan, arus lalu lintas masih terpantau padat. Antrean menuju Jembatan Suramadu bahkan terjadi hingga 1 KM sampai ke Jalan Kedung Cowek.
"Ini tadi mulai dari bibir Suramadu kurang lebih 1 kilo, tepatnya di depan Samsat Kedung Cowek untuk ekornya. Namun kita sudah urai," bebernya.
Jumlah kendaraan yang melintas di Jembatan Suramadu jelang Idul Adha 2026 ini diprediski mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. "Kemungkinan ada peningkatan dibanding pemudik tahun lalu," kata dia.
Pihaknya pun menyiagakan sekitar 20 personel untuk membantu mengurai kepadatan yang terjadi di sekitar kawasan Jembatan Suramadi.
"Kami imbau pengendara tetap tertib lalu lintas, termasuk kelengkapan helm, kelengkapan kendaraan, silakan dipatuhi, tentunya untuk keselamatan para pemudik sendiri," imbaunya.
Diberitakan sebelumnya, tradisi toron menjadi hal yang dijalankan warga Madura menjelang Hari Raya Idul Adha. Sehari sebelum Idul Adha 2026, arus kendaraan menuju Pulau Madura melalui Jembatan Suramadu tampak meningkat.
Pantauan detikJatim pada Selasa (26/5) sore sekitar pukul 16.00 WIB, kepadatan terlihat di akses roda dua maupun roda empat sisi Surabaya menuju Madura. Kepadatan bahkan terjadi sejak Jalan Kedung Cowek.
Antrean kendaraan kemudian mengular dan bergerak bergantian melewati jalur pembatas sebelum memasuki badan jembatan. Kendaraan pribadi mendominasi, namun nampak pula bus dan elf yang mengangkut penumpang.
Karena padatnya kendaraan, petugas kepolisian mengarahkan roda dua untuk melintas di sebagian ruas roda empat untuk mengurai kepadatan.
Pemudik nampak terlihat membawa berbagai barang bawaan seperti tas, ransel, hingga kardus. Beberapa diantaranya berdiri di Jalan Kedung Cowek untuk menunggu bus dan elf.
Salah seorang pemudik, Susi (37), warga Bangkalan mengaku selalu menyempatkan diri pulang saat Idul Adha. Menurutnya, toron sudah menjadi tradisi.
"Biasanya sering pulang ke Bangkalan, tapi karena pas Idul Adha jadi macet. Ini saya nunggu saudara dari Sidoarjo," kata Susi kepada detikJatim, Selasa (26/5/2026).
(auh/abq)
