Pengakuan Blak-blakan Wanita yang Dinikahi Siri Ketua PCNU Kota Kraksaan

Pengakuan Blak-blakan Wanita yang Dinikahi Siri Ketua PCNU Kota Kraksaan

M Rofiq - detikJatim
Rabu, 27 Mei 2026 05:00 WIB
Video call yang diblur oleh wanita yang mengaku dinikaihi siri lalu ditinggal oleh Kiai Probolinggo
Video call yang diblur oleh wanita yang mengaku dinikaihi siri lalu ditinggal oleh Kiai Probolinggo. (Foto: Tangkapan layar)
Probolinggo -

Sosok wanita pemilik akun TikTok @_sabun.batang yang viral di media sosial mengaku dinikahi siri lalu ditinggalkan seorang kiai yang disebut menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, mengungkap perasaannya.

Dalam unggahannya, wanita tersebut mengaku hanya dijadikan pemuas nafsu sang kiai dengan dalih pernikahan siri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut, setelah merasa puas, pria yang disebutnya sebagai kiai itu justru meninggalkannya secara sepihak. Hal itu membuat dirinya kecewa, seakan hanya dijadikan lonte syariah.

"Bahkan di sebagian mata orang yang paham agama, menikah dijadikan ajang melonte syariah, karena bagi mereka selagi tidak menyalahi aturan agama dianggap sah kereta tidak salah di hadapan Allah tapi mereka lupa bahwa mendzolimi manusia juga perbuatan yang salah," tulisnya dalam postingan tersebut seperti dilihat detikJatim, Rabu (27/5/2026).

ADVERTISEMENT

Sampai berita ini ditulis, detikJatim belum mendapat keterangan dari keduanya. Upaya konfirmasi terhadap pemilik akun tiktok tidak kunjung direspons. Sementara dua nomor telepon Ketua PCNU Kota Kraksaan belum aktif.

Diberitakan sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video unggahan akun tiktok @_sabun.batang beberapa waktu lalu. Wanita muda tersebut mengaku sudah dinikahi siri lalu ditinggal oleh seorang kiai.

Informasi yang berhasil dihimpun, sosok kiai yang dimaksud merupakan salah satu pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, kiai muda itu juga merupakan pimpinan salah satu majlis dzikir dan sholawat besar. Serta Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads