Geger Penemuan Bayi di Sawah Ngasem Kediri, Tali Pusar Masih Menempel

Geger Penemuan Bayi di Sawah Ngasem Kediri, Tali Pusar Masih Menempel

Andhika Dwi - detikJatim
Kamis, 28 Mei 2026 14:45 WIB
Bayi perempuan yang dibuang di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri
Bayi perempuan yang dibuang di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri (Foto: Dok. Istimewa)
Kediri -

Warga Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri digegerkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan di area persawahan, Kamis (28/5/2026). Saat ditemukan, bayi malang tersebut dalam kondisi hidup dengan tali pusar yang masih menempel di tubuhnya.

Bayi itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.45 WIB di pinggir jalan Dusun Baba'an, Desa Tugurejo. Bayi diletakkan di atas rumput dalam kondisi terbungkus sarung bantal berwarna hitam dengan motif garis putih.

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter menjelaskan, penemuan ini bermula saat seorang warga bernama Mujianto (54) sedang mencari sisa jagung di area persawahan tersebut. Langkah Mujianto mendadak terhenti ketika mendengar samar-samar suara tangisan bayi dari arah pinggir jalan sawah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelapor mendengar suara tangisan bayi saat berada di area persawahan. Setelah dicek, ditemukan bayi perempuan dalam kondisi hidup dan masih terdapat tali pusar," kata Joshua saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).

ADVERTISEMENT

Terkejut dengan apa yang dilihatnya, Mujianto langsung meminta pertolongan kepada Ali Mubin (53), seorang sopir yang kebetulan sedang memanen cabai tidak jauh dari lokasi kejadian.

Ali kemudian bergegas menuju lokasi penemuan dan segera menghubungi perangkat Desa Tugurejo. Informasi tersebut dengan cepat menyebar, membuat warga sekitar langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sang bayi.

Guna menyelamatkan nyawanya, warga bersama perangkat desa langsung mengevakuasi bayi mungil tersebut ke rumah sakit terdekat.

"Untuk kondisi bayi saat ditemukan masih hidup dan langsung dibawa warga ke RS SLG Kediri guna mendapatkan penanganan medis," imbuh Joshua.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan mendalam untuk melacak keberadaan orang tua kandung yang tega membuang darah dagingnya sendiri itu. Kasus penemuan bayi ini kini tengah ditangani secara intensif oleh Satreskrim Polres Kediri.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads