3 Nyawa Melayang di Tikungan Letter S Bromo, Polisi Siapkan Langkah Ini

3 Nyawa Melayang di Tikungan Letter S Bromo, Polisi Siapkan Langkah Ini

Muhajir Arifin - detikJatim
Sabtu, 30 Mei 2026 20:30 WIB
Rambu yang sudah ada di jalur wisata Bromo dan rencananya akan ditambah
Rambu yang sudah ada di jalur wisata Bromo dan rencananya akan ditambah. (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Pasuruan -

Tikungan-turunan letter S merupakan titik rawan kecelakaan di kawasan wisata Bromo. Dua peristiwa kecelakaan menyebabkan tiga nyawa melayang di jalur menuju Lautan Pasir dari Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, tersebut.

Satlantas Polres Pasuruan berkoordinasi dengan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) untuk mengambil langkah mencegah kecelakaan di wilayah letter S.

"Kami berkoordinasi dengan TNBTS dan ada beberapa langkah yang akan dilakukan," kata Kapos Lantas Kejayan, Pasuruan, yang wilayah kerjanya mencakup Tosari, Aiptu Sugeng Wahono, Sabtu (30/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sugeng membeberkan pihaknya dan TNBTS berencana memasang barrier di tepi tebing dan tepi jurang. Barrier tersebut rencananya dari ban bekas.

ADVERTISEMENT

"Kami juga berencana akan ada penambahan rambu-rambu himbauan kepada masyarakat yang akan turun ke Lautan Pasir bromo," terangnya.

Menurut Sugeng, keberadaan kendaraan matik juga menjadi perhatian khusus. Pasalnya jalan menuju Lautan Pasir banyak tikungan tajam.

"Kemungkinan akan dipasang rambu untuk kendaraan matik tidak diperbolehkan untuk turun ke Lautan Pasir mengingat banyak tanjakan dan tikungan yang sangat tajam," terangnya.

Sebelumnya, kecelakaan melibatkan jip wisata warna oranye bernopol BG 1478 EF yang membawa total empat orang termasuk sopir terjadi di jalur wisata menuju Gunung Bromo. Kendaraan tersebut melaju dari arah Bukit Dingklik menuju Lautan Pasir Bromo.

Namun saat melintas di jalur letter S, jip diduga hilang kendali hingga menghantam tebing dengan keras. Benturan hebat membuat kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Ketua Paguyuban Hardtop Bromo wilayah Pasuruan, Widian Dharma Singgih, membenarkan lokasi kecelakaan tersebut merupakan titik yang sama dengan kecelakaan maut wisatawan Korea Selatan beberapa waktu lalu.

"Lokasi kecelakaan jalur letter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Lokasi yang sama dengan kecelakaan yang dialami wisatawan Korea tempo hari," kata Ketua Paguyuban Hardtop Bromo wilayah Pasuruan, Widian Dharma Singgih kepada detikJatim.

Akibat benturan keras itu, sopir jip dan seorang wisatawan dilaporkan meninggal dunia. Sementara korban lainnya mengalami luka dan telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads