Kasus Polisi yang Viral Tampar-Paksa Sujud Badut di Tuban Berakhir Damai

Kasus Polisi yang Viral Tampar-Paksa Sujud Badut di Tuban Berakhir Damai

Ainur Rofiq - detikJatim
Jumat, 05 Jun 2026 20:15 WIB
Oknum polisi dan badut pengamen yang ditabrak di Jalan Sunan Kalijaga, Kota Tuban saling memaafkan di kantor polsek setempat
Oknum polisi dan badut pengamen yang ditabrak di Jalan Sunan Kalijaga, Kota Tuban saling memaafkan di kantor polsek setempat (Foto: Dok. Istimewa)
Tuban -

Kasus viral pemotor sekaligus oknum anggota polisi memarahi dan menampar hingga memaksa sujud badut pengamen yang ditabrak di Jalan Sunan Kalijaga, Kota Tuban telah dimediasi. Kasus itu pun telah diselesaikan secara kekeluargaan alias damai.

Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto mengatakan setelah insiden tersebut, pihaknya langsung memanggil pelaku berinisial TS (32) dan korban berinisial K (37) untuk proses mediasi.

Pelaku, lanjut Siswanto, kemudian mengakui salah dan meminta maaf, sebaliknya korban telah memaafkan tindakan berlebihan oknum polisi tersebut. "Kedua belah pihak saling memaafkan dan tidak ada rasa dendam atau benci," kata Siswanto kepada detikJatim, Jumat (5/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siswanto menambahkan, selain meminta maaf, pelaku juga memberi konpensasi uang untuk biaya pengobatan. Hal itu dilakukan atas kesadaran pelaku tanpa ada paksaan.

ADVERTISEMENT

"Pihak kedua (pelaku) sanggup mengganti biaya pengobatan pada pihak pertama (korban) sebesar Rp 150 ribu dengan ikhlas tanpa ada paksaan dari pihak manapun," ujar Siswanto.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan arogansi seorang pengendara motor terhadap seorang badut pengamen viral di media sosial. Aksi tersebut disebut terjadi di di Jalan Sunan Kalijaga, Kota Tuban pada Rabu (3/5).

Dari video yang beredar, insiden bermula saat pengamen badut tersebut hendak menyeberang jalan dari arah selatan. Ketika posisi badut sudah berada di tengah jalan, sebuah sepeda motor yang dikendarai seorang pria yang membonceng keluarganya melaju dengan kencang.

Akibatnya, badut pengamen yang berada di tengah jalan saat menyeberang tersenggol. Tampak ember yang dibawa sang badut untuk menampung uang receh berserakan di jalanan.

Bukannya menyelesaikan masalah dengan tenang, pengendara motor tersebut justru berputar balik dengan emosi meluap-luap memarahi bahkan menampar badut pengamen itu.

Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Arina (26), mengatakan bahwa pemotor atau pelaku yang tidak terima dan langsung memaki-maki sang badut di depan umum.

Tak hanya verbal, pelaku juga sempat menampar dan menoyor kepala badut berkali-kali. Pengendara motor tersebut bahkan memaksa sang badut untuk bersujud di hadapannya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads