Lansia Ditemukan Tergeletak di Sawah Usai Jalan Kaki Surabaya-Lamongan

Lansia Ditemukan Tergeletak di Sawah Usai Jalan Kaki Surabaya-Lamongan

Eko Sudjarwo - detikJatim
Senin, 08 Jun 2026 10:13 WIB
Lansia ditemukan tergeletak di sawah Lamongan
Lansia ditemukan tergeletak di sawah Lamongan/Foto: Istimewa
Surabaya -

Seorang lansia asal Surabaya ditemukan tergeletak lemas di area persawahan Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Lamongan. Awalnya, warga melaporkan pria tersebut meninggal dunia.

Laporan itu masuk melalui layanan Call Center 110 Polres Lamongan pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 22.18 WIB. Pelapor menyebut ada seorang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) meninggal di area persawahan Lingkungan Dapur Utara, Kelurahan Sidokumpul.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Lamongan Kota Kompol M Fadelan bersama anggota, personel Samapta dan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Lamongan langsung mendatangi lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid mengatakan, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan informasi yang diterima tidak benar.

ADVERTISEMENT

"Petugas menemukan seorang laki-laki yang tergeletak di area persawahan dalam kondisi masih hidup, namun sangat lemas," kata Hamzaid kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Saat dimintai keterangan, pria tersebut mengaku berjalan kaki dari Surabaya menuju Lamongan. Perjalanan jauh itu membuat kondisinya menurun drastis.

Selain kelelahan, lansia tersebut juga mengaku belum makan selama dua hari. Akibatnya, ia tidak lagi memiliki tenaga untuk melanjutkan perjalanan.

"Yang bersangkutan mengaku kelelahan setelah berjalan kaki dari Surabaya ke Lamongan dan belum makan selama dua hari," ujarnya.

Hamzaid menegaskan, pria tersebut juga tidak mengalami gangguan jiwa sebagaimana informasi awal yang diterima petugas. Melihat kondisinya yang memprihatinkan, polisi segera memberikan pertolongan dan membawanya ke RSUD dr Soegiri Lamongan untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas Unit Identifikasi Satreskrim Polres Lamongan kemudian melakukan identifikasi melalui sidik jari. Dari hasil pemeriksaan diketahui pria tersebut berinisial H (71), warga Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya.

Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menghubungi pihak keluarga.

"Dapat disimpulkan bahwa laporan adanya ODGJ yang meninggal dunia tidak benar. Yang bersangkutan masih hidup, namun dalam kondisi lemas akibat kelelahan dan kelaparan setelah berjalan kaki dalam perjalanan jauh," jelas Hamzaid.

Polres Lamongan mengimbau masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi.

"Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.




(hil/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads