Sekolah Rakyat Banyuwangi Berstandar Internasional Hampir Rampung

Sekolah Rakyat Banyuwangi Berstandar Internasional Hampir Rampung

Eka Rimawati - detikJatim
Senin, 08 Jun 2026 16:45 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau sekolah rakyat
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau sekolah rakyat. (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) berstandar internasional di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, terus dikebut. Proyek yang menjadi bagian dari program Presiden Prabowo Subianto itu kini telah mencapai progres sekitar 75 persen dan ditargetkan rampung pada bulan ini.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau langsung perkembangan pembangunan sekolah tersebut. Ia berharap seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan oleh para siswa.

Untuk sementara, program Sekolah Rakyat di Banyuwangi akan memanfaatkan dua lokasi, yakni Balai Diklat milik Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Licin dan kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Kecamatan Muncar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sudah meninjau progres pembangunannya. Saat ini pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi telah mencapai 75 persen. Semoga seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu dan segera bisa digunakan untuk anak-anak," kata Ipuk, Senin (8/6/2026).

Sekolah Rakyat Banyuwangi dibangun di atas lahan seluas 7 hektare milik Pemkab Banyuwangi. Pembangunannya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan konsep sekolah modern berstandar internasional.

ADVERTISEMENT

Kawasan pendidikan tersebut akan melayani jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa. Berbagai fasilitas penunjang juga disiapkan untuk mendukung proses belajar mengajar.

Fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah SD, SMP, dan SMA masing-masing dua lantai, asrama putra dan putri untuk setiap jenjang pendidikan, serta rumah tinggal guru. Selain itu tersedia gedung serbaguna, masjid, rumah ibadah, dapur, kantin, hingga guest house.

Kawasan sekolah juga dilengkapi lapangan upacara, lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, greenhouse, rumah genset, instalasi pengolahan limbah dapur, area parkir, pos jaga, hingga gerbang utama.

"Semoga segera bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak," tambah Ipuk.

Sementara itu, Manajemen Konstruksi proyek pembangunan Sekolah Rakyat Muncar Banyuwangi, Johansyah mengatakan, percepatan pembangunan terus dilakukan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada 20 Juni mendatang.

Menurutnya, total ruang belajar yang dibangun mencapai 38 rombongan belajar, terdiri atas 18 rombel SD, sembilan rombel SMP, dan 9 rombel SMA.

"Sampai hari ini progresnya sudah 77 persen. Bangunan seperti asrama, gedung, dan fasilitas penunjang sekarang untuk masing-masing pekerjaan ini kurang lebih progresnya di 75 sampai 80 persen. Target kami bulan ini selesai," pungkas Johan.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads