2 Jemaah Haji Ponorogo Dirawat di RS Usai Tiba dari Tanah Suci

2 Jemaah Haji Ponorogo Dirawat di RS Usai Tiba dari Tanah Suci

Charolin Pebrianti - detikJatim
Selasa, 09 Jun 2026 11:00 WIB
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ponorogo, Marjuni
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ponorogo, Marjuni/Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim
Ponorogo -

Kepulangan ratusan jemaah haji asal Ponorogo berlangsung lancar. Namun di balik momen haru penyambutan tersebut, dua jemaah lanjut usia (lansia) harus mendapatkan perawatan medis setelah kondisi kesehatannya menurun saat perjalanan pulang.

Keduanya langsung dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo sesaat setelah tiba di daerah asal. Mereka tidak ikut turun bersama rombongan jemaah lain yang disambut keluarga di pusat kota.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ponorogo, Marjuni mengatakan, kedua jemaah yang dirawat merupakan kelompok usia lanjut dengan risiko kesehatan tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua jemaah memang harus mendapat penanganan di rumah sakit karena kondisi kesehatannya menurun setelah perjalanan pulang," ujar Marjuni kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

Dua jemaah tersebut adalah Hj Mesinah (78), warga Kecamatan Babadan, dan H Karno (91), warga Kecamatan Sukorejo. Keduanya sebelumnya dinyatakan layak mengikuti penerbangan dari Arab Saudi menuju Indonesia.

Namun kondisi fisik mereka mulai melemah setelah mendarat di Surabaya. Mesinah mengeluhkan nyeri perut disertai tubuh lemas, sedangkan Karno mengalami batuk berat, sesak napas, dan kelelahan.

"Bu Mesinah mengeluh sakit perut cukup berat hingga tidak kuat beraktivitas. Sementara Pak Karno mengalami batuk terus-menerus, sesak, dan kondisi tubuhnya lemah," jelasnya.

Karena pertimbangan medis, keduanya tidak diberangkatkan ke Ponorogo menggunakan armada bus bersama rombongan. Mereka dibawa menggunakan ambulans yang telah disiapkan petugas kesehatan.

Marjuni mengatakan, keluarga masing-masing jemaah juga telah diberi informasi sejak perjalanan dari Surabaya. Dengan demikian, pihak keluarga dapat langsung menuju rumah sakit tanpa menunggu di lokasi penyambutan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan keluarga selama perjalanan sehingga mereka mengetahui kondisi jemaah dan bisa langsung menuju rumah sakit," katanya.

Sementara itu, sebanyak 557 jemaah haji asal Ponorogo yang tergabung dalam Kloter 19 dan 20 telah kembali dengan selamat. Adapun total warga Ponorogo yang menunaikan ibadah haji tahun ini mencapai 565 orang, termasuk delapan jemaah cadangan yang berangkat melalui sejumlah kloter berbeda.

Selain pemulangan jemaah, proses distribusi koper bagasi dan air zam-zam juga telah rampung dilakukan. Tahun ini, air zam-zam dibagikan bersamaan dengan penyerahan koper sehingga proses pengambilan barang bawaan jemaah menjadi lebih praktis.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads