Ratusan Drum Aspal Bantuan Gubernur Jatim di Tulungagung Mangkrak

Ratusan Drum Aspal Bantuan Gubernur Jatim di Tulungagung Mangkrak

Adhar Muttaqin - detikJatim
Rabu, 10 Jun 2026 08:30 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan aspal pada 26 Agustus 2025
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan aspal pada 26 Agustus 2025. (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Tulungagung -

Sebanyak 250 drum aspal bantuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Tulungagung belum dimanfaatkan untuk perbaikan jalan. Hampir setahun aspal tersebut mangkrak di UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Kepala Dinas PUPR Tulungagung Erwin Novianto, membenarkan belum terpakainya aspal bantuan gubernur tersebut. Pihaknya mengaku pemanfaatan drum aspal itu masih terkendala material tambahan yang dibutuhkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau yang di PU itu nanti nunggu material pendampingnya. Yang dibantu dari provinsi hanya aspal saja. Padahal material yang dibutuhkan nanti perlu pasir, koral, tenaga juga," kata Erwin, Rabu (10/6/2026).

Pihaknya memastikan akan memanfaatkan aspal senilai Rp 450 juta tersebut. Namun hanya untuk melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan dan membahayakan pengguna jalan. Pasokan aspal cair itu tidak digunakan untuk pembangunan peningkatan jalan.

ADVERTISEMENT

"Nanti kalau sudah ada anggaran pendampingnya akan kami manfaatkan untuk perbaikan jalan," jelasnya.

Selain itu pihaknya juga akan berkoordinasi dengan masing-masing pemerintah desa di Tulungagung yang ingin memanfaatkan bantuan aspal di tingkat desa.

"Kalau di desa nanti juga harus ada proposal kepala Bupati, kemudian harus ada kesanggupan dari desa bisa untuk melaporkan secara administratif. Jadi nanti untuk apa, lokasi mana, bisa dipertanggungjawabkan secara administratif," imbuhnya.

Pihaknya menegaskan meskipun merupakan hibah, penggunaan aspal tersebut tetap harus dipertanggungjawabkan secara administratif. "Jadi bukan kita menyampaikan ke desa tanpa tanggung jawab," tegasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads