Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan pengecekan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) tahap ke-3 yang telah berlangsung sejak 3 Juni hingga 29 November 2026. Mas Dhito menekankan agar kontraktor pelaksana supaya menjalankan pekerjaan sesuai komitmen dalam kontrak kerja.
"Saya berharap apa yang sudah dituangkan dalam kontrak dapat dipertanggungjawabkan, saya minta masing-masing memahami tugasnya," kata Mas Dhito di hadapan Manajemen Kontruksi (MK) maupun Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri tersebut, Rabu (10/6/2026).
Komitmen itu, lanjut Mas Dhito karena kehadiran stadion yang berlokasi di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan telah ditunggu masyarakat. "Saya minta komitmennya, dan saya akan awasi karena ini betul-betul ditunggu masyarakat," tegas Mas Dhito.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan tahap 3 ini diketahui menelan anggaran Rp 57 miliar, untuk itu Pemkab Kediri memastikan proses yang berjalan bebas dari maladministrasi.
Tak hanya itu, Mas Dhito juga meminta setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan pendampingan dari kejaksaan tinggi dan supervisi dari KPK.
Sementara itu, Arif Sugiharto, Deputi Project Manager dari PT Mitra Andalan Sakti selaku perwakilan pelaksana proyek optimis pembangunan dapat selesai tepat waktu.
"Kita sudah berkoordinasi dengan vendor, timeline (6 bulan) masih cukup untuk saat ini. Nanti kita juga akan melakukan pengawasan yang lebih ketat, agar timeline yang diberikan bisa terpenuhi," ujar Arif.
(abq/abq)