Polres Gresik siaga satu jelang pelaksanaan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Gresik yang akan digelar saat Suroan bertepatan 1 Suro. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama prosesi pengesahan yang diprediksi akan diikuti ratusan calon warga baru.
Kesiapan pengamanan itu dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT PM Cabang Gresik Tahun 2026 yang digelar di Aula Rupatama Sarja Arya Racana Mapolres Gresik.
Rakor itu dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, serta Kepala Bakesbangpol Gresik Nanang Setiawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rapat itu aparat keamanan menegaskan komitmen menjaga situasi tetap kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung. Koordinasi juga dilakukan dengan pengurus PSHT serta sejumlah perguruan silat lainnya di Kabupaten Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Rama mengatakan, tradisi bulan Suro adalah bagian dari budaya yang harus dihormati. Namun, seluruh rangkaian kegiatan harus tetap berjalan dengan tertib tanpa menimbulkan keresahan masyarakat.
"Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar kegiatan pengesahan warga baru PSHT berjalan aman dan lancar. Kami berharap seluruh ketua perguruan dapat menekankan kepada anggotanya agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga Gresik tetap aman dan kondusif," katanya, Jumat (12/6/2026).
Sementara itu, dukungan pengamanan juga datang dari jajaran TNI. Kodim 0817 Gresik berencana mengumpulkan para tokoh perguruan silat menjelang pelaksanaan kegiatan untuk menyamakan komitmen menjaga keamanan.
"Kami akan mengumpulkan tokoh-tokoh perguruan silat sebelum pelaksanaan kegiatan untuk memberikan imbauan bersama. Harapannya seluruh elemen dapat berperan aktif menjaga situasi tetap aman dan terkendali," ujar Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha.
Polres Gresik menggelar rapat antisipasi Suroan saat ratusan calon warga baru PSHT akan disahkan. (Foto: Istimewa/dok. Polres Gresik) |
Berdasarkan data panitia, pengesahan warga baru PSHT tahun ini akan diikuti 462 calon warga. Prosesi dijadwalkan berlangsung pada Selasa (16/6) mulai pukul 15.00 WIB hingga Rabu dini hari pukul 04.00 WIB di Padepokan PSHT Cabang Gresik, Desa Kambingan, Kecamatan Cerme.
Ketua PSHT Cabang Gresik Pusat Madiun Sukamto menjelaskan bahwa pengesahan adalah tradisi yang berlangsung selama puluhan tahun dalam perjalanan organisasi. Ia memastikan panitia telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga ketertiban kegiatan.
"Tradisi ini merupakan bagian dari perjalanan panjang persaudaraan SH Terate sejak tahun 1922 sebagai bentuk pengukuhan siswa menjadi warga sah. Kami berkomitmen penuh melakukan langkah-langkah pencegahan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib," kata Sukamto.
Selain pengamanan di lokasi kegiatan, aparat juga memberi perhatian potensi konvoi dan pergerakan massa di jalan raya. Sejumlah titik rawan di wilayah Cerme dan Benjeng menjadi fokus pemantauan petugas.
Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit mengimbau peserta tidak menggunakan kendaraan roda dua saat menuju lokasi kegiatan. Langkah ini dinilai penting demi mencegah munculnya konvoi yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya.
"Kami mengimbau peserta agar tidak menggunakan kendaraan roda dua sehingga potensi konvoi di jalan raya dapat diminimalkan. Keselamatan dan ketertiban masyarakat harus menjadi prioritas bersama," ujarnya.
Kepala Bakesbangpol Gresik Nanang Setiawan juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan dan perguruan silat ikut menjaga kondusivitas selama bulan Suro. Menurutnya, larangan konvoi perlu terus disosialisasikan agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman.
Rakor turut dihadiri perwakilan sejumlah perguruan silat, antara lain Pagar Nusa, PSHW TM, IKS PI Kera Sakti, dan Tapak Suci, serta jajaran pejabat utama Polres Gresik dan para kapolsek. Seluruh pihak menyatakan komitmen mendukung pengamanan pengesahan warga baru PSHT agar berlangsung aman, tertib, dan lancar.
(irb/dpe)
