Demo Mahasiswa di Malang Bikin Posko MBG Plesetkan Makan Beneran Gratis

Demo Mahasiswa di Malang Bikin Posko MBG Plesetkan Makan Beneran Gratis

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Rabu, 17 Jun 2026 14:45 WIB
Posko logistik mahasiswa di Kota Malang yang pelesetkan MBG jadi singkatan Makan Beneran Gratis
Posko logistik mahasiswa di Kota Malang yang pelesetkan MBG jadi singkatan Makan Beneran Gratis (Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Malang -

Massa mahasiswa BEM Malang Raya turun ke jalan menggelar demo pemerintah. Aksi mereka difokuskan di Gedung DPRD Kota Malang pada Rabu (17/6/2026). Di lokasi itu, mereka juga mendirikan posko logistik bagi para peserta.

Posko yang menyediakan berbagai makanan dan minuman bagi para mahasiswa itu sekaligus sebagai sindirin. Sebab posko tersebut diberi nama program MBG yang dipelesetkan jadi makan benera gratis.

Disebutkan posko tersebut diinisiasi oleh Donatur Kolektif, sebuah kelompok relawan yang menghimpun bantuan dari masyarakat untuk mendukung aksi mahasiswa yang digelar oleh BEM Malang Raya bersama berbagai perguruan tinggi di Kota Malang. Donasi ini murni berasal dari donasi masyarakat tanpa melibatkan anggaran pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ini kali kedua kami ada di sini. Kemarin hari Senin kami juga sudah support aksi yang dilakukan sama teman-teman. Dan hari ini karena ada aksi lagi, kami juga mendirikan posko logistik," ujar Perwakilan Donatur Kolektif, Azelia kepada awak media, Rabu (17/6/2026).

ADVERTISEMENT

Azelia menjelaskan bahwa seluruh kebutuhan logistik diperoleh dari penggalangan dana dan bantuan yang disebarluaskan melalui media sosial instagram dan Threads. Bantuan tidak hanya berupa dana, tapi juga sumbangan makanan, minuman hingga kue.

Di posko tersebut, relawan menyediakan sekitar 200 porsi nasi kotak, aneka minuman, buah-buahan, serta berbagai camilan dan jajanan pasar untuk peserta aksi. Azelia mengatakan bahwa kehadiran posko logistik tersebut bertujuan untuk mendukung mahasiswa yang sedang menyuarakan aspirasi mereka.

"Mereka sudah berorasi menyampaikan aspirasi. Nah kami punya tenaga, waktu, dan finansial untuk membantu menyediakan makanan dan minuman untuk mereka," tuturnya.

Menariknya, Azelia tidak menampik bahwa konsep konsumsi gratis yang mereka hadirkan memang mengandung pesan kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis yang belakangan menjadi salah satu sasaran protes mahasiswa.

"Oh iya, benar. Kemarin hari Senin kami tempel tulisan-tulisan seperti 'Ini dari rakyat untuk rakyat' dan 'makanan beneran gratis'. Itu memang sindiran untuk pemerintah," ucapnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads