Demo Mahasiswa di Grahadi Surabaya Diiringi Puisi-Spanduk Plesetan SPPG

Demo Mahasiswa di Grahadi Surabaya Diiringi Puisi-Spanduk Plesetan SPPG

Aprilia Devi - detikJatim
Rabu, 17 Jun 2026 15:30 WIB
Spanduk demo mahasiswa Surabaya memplesetkan SPPG jadi Satuan Penjilat Prabowo Gibran
Spanduk demo mahasiswa Surabaya memplesetkan SPPG jadi Satuan Penjilat Prabowo Gibran (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo. Aksi juga diwarnai pembacaan puisi dan orasi yang menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga berbagai isu, termasuk reformasi.

Pantauan detikJatim, massa aksi tiba di Grahadi sekitar pukul 13.50 WIB. Mereka mengenakan jaket almamater masing-masing kampus dan langsung memadati Jalan Gubernur Suryo.

Di tengah aksi, sekitar pukul 15.00 WIB, ada mahasiswa yang bergantian membacakan puisi. Salah satu bait yang dibacakan berbunyi seperti berikut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Katanya rakyat Indonesia ingin hidup layak, tidak! Tidak! Tidak! Kami ingin hidup makmur, layak, dan sejahtera," ujar mahasiswa saat membacakan puisinya di depan Grahadi, Rabu (17/6/2026).

ADVERTISEMENT

Para mahasiswa juga membawa berbagai poster berisi kritik terhadap pemerintah. Di antaranya bertuliskan, "Reformasi Dikorupsi", "Revolusi Harga Mati", "Penuhi Hak Guru", "Di Atas Janji Revolusi", "Minta Dipilih Minta Didengar, Sudah Dipilih Tidak Mau Mendengar", hingga "SPPG: Satuan Penjilat Prabowo Gibran".

Demo mahasiswa di Grahadi Surabaya diiringi pembacaan puisiDemo mahasiswa di Grahadi Surabaya diiringi pembacaan puisi (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)

Mahasiswa yang terlibat dalam aksi antara lain berasal dari Universitas Airlangga, Universitas Bhayangkara, Universitas Wijaya Kusuma, Universitas Telkom, Universitas 17 Agustus, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Muhammadiyah Surabaya, dan beberapa kampus lainnya.

"Kami Ksatria Airlangga, meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan," ujar Presiden BEM Unair Rizqi Senja saat berorasi.

Petugas kepolisian tampak bersiaga di sekitar Grahadi dan melakukan pengaturan lalu lintas. Jalan Gubernur Suryo tepat di depan Grahadi ditutup total dan arus kendaraan dari Jalan Tunjungan diputar balik menuju Jalan Embong Malang.

Dari Jalan Basuki Rahmat yang akan putar balik ke Jalan Gubernur Suryo juga dialihkan lurus ke Jalan Embong Malang. Sementara arus lalin di sekitar Jalan Gubernur Suryo dialihkan melalui kawasan Genteng dan Taman Apsari.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads