Insiden menegangkan menimpa para penumpang Suroboyo Bus di kawasan Jalan Raya Darmo, Surabaya, pada Sabtu (20/6/2026). Bus kota bernopol L 7339 UB tersebut mendadak mengalami gangguan mesin hingga mengeluarkan kepulan asap putih pekat yang memicu kepanikan massal di dalam kabin.
Saking paniknya melihat asap tebal masuk ke dalam bus disertai aroma menyengat, para penumpang langsung berebut menyelamatkan diri. Mereka berhamburan keluar hingga mengabaikan barang-barang pribadi mereka di dalam bus.
Kru Suroboyo Bus, Wahyudi meluruskan kabar yang sempat beredar di media sosial bahwa armada bus itu terbakar. Ia menegaskan bus hanya mengalami kerusakan kecil pada sistem mesin, tetapi efek asapnya memang memicu kepanikan penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan terbakar, cuma keluar asap. Penumpang panik, terus keluar semua, barang-barangnya juga ada yang ditinggal, Mas," kata Wahyudi ditemui detikJatim di lokasi kejadian, Sabtu (20/6/2026).
Wahyudi menceritakan kepulan asap yang mendadak pekat dan berbau gosong itu membuat suasana di dalam bus menjadi kacau. Seluruh penumpang panik dan saling berdesakan ke pintu keluar. Setelah situasi kondusif, para penumpang langsung dipindah ke armada bus bantuan untuk melanjutkan perjalanan.
Suroboyo Bus mengeluarkan asap tebal di Jalan Raya Darmo. (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim) |
"Panik kabeh, ambu sangit. Tapi gak onok korban, dievakuasi karo bis mburine jarake rodok adoh, (Panik semua, bau gosong. Tapi tidak ada korban, semua penumpang sudah pindah bus di belakang yang jaraknya agak jauh)," imbuh Wahyudi.
Kengerian di dalam kabin itu turut diamini oleh Yudianto, salah satu penumpang asal Waru, Sidoarjo. Ia bersaksi bahwa dirinya tidak melihat adanya kobaran atau percikan api, namun atmosfer di dalam bus seketika mencekam karena semua orang ketakutan.
"Gupuh kabeh, royokan metu (Panik dan terburu-buru semua, rebutan keluar)," tutur Yudianto mengingat momen mendebarkan tersebut.
Selain menyisakan kepanikan bagi penumpang dan barang bawaan yang tertinggal, mogoknya armada Suroboyo Bus yang mengalami korsleting di bagian mesin belakang ini sempat menghambat arus lalu lintas.
Ekor kepadatan lalu lintas terjadi sekitar 30 menit dan mengular dari kawasan Jalan Darmo, Jalan Kapuas, hingga Jalan Diponegoro dan sekitarnya sebelum akhirnya bus berhasil dievakuasi dari tengah jalan.
(ihc/dpe)

