Gus Yahya Pastikan 2 Kiai Sepuh NU Ini Hadiri Munas-Konbes di Kediri

Gus Yahya Pastikan 2 Kiai Sepuh NU Ini Hadiri Munas-Konbes di Kediri

Andhika Dwi - detikJatim
Sabtu, 20 Jun 2026 16:45 WIB
Gus Yahya saat berziarah ke makam pendiri Ponpes Al Falah Ploso, Kediri.
Gus Yahya saat berziarah ke makam pendiri Ponpes Al Falah Ploso, Kediri. (Foto: Andhika Dwi/detikJatim)
Kediri -

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) memastikan sejumlah tokoh akan mengikuti Munas dan Konbes NU di Ponpes Ploso, Kediri. Dia memastikan ada 2 tokoh penting PBNU yang akan menghadiri forum tersebut.'

"Yang terkonfirmasi kyai sepuh, para mustasyar, juga Kyai Ma'ruf Amin, kemudian KH Said Aqiel Siradj," kata Gus Yahya kepada detikJatim usai berziarah ke makam muassis (pendiri) Ponpes Al Falah Ploso, Sabtu (20/6/2026).

Gus Yahya memastikan bahwa Munas-Konbes NU 2026 yang dipusatkan di Kediri akan menjadi forum strategis bagi para ulama dan pengurus NU untuk membahas berbagai persoalan keumatan, kebangsaan, serta arah kebijakan organisasi ke depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Yahya mengawali rangkaian kunjungannya di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri dengan berziarah ke makam muassis (pendiri) pesantren, KH Ahmad Djazuli Utsman.

"Ya tadi sowan ke masyayikh pondok Al Falah Ploso, kita tawasilah memohon kepada Allah semoga acara munas konbes ini bermanfaat," katanya.

ADVERTISEMENT

Didampingi sejumlah pengurus PBNU dan pengasuh pesantren, Gus Yahya memanjatkan doa serta mengirimkan tahlil untuk para pendiri dan sesepuh Ponpes Al Falah Ploso. Ziarah itu menjadi bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah meletakkan dasar perjuangan dakwah, pendidikan, dan pengembangan Nahdlatul Ulama.

Usai berziarah, Gus Yahya meninjau sejumlah lokasi yang akan digunakan untuk pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026. Ia memastikan berbagai persiapan berjalan dengan baik menjelang pembukaan agenda nasional tersebut.

"Alhamdulillah secara umum kalau lokasi penyelenggaraannya alhamdulillah relatif siap, ada beberapa kekurangan khususnya dalam mekanisme kepanitian untuk
Mengelola para tamu," imbuh Gus Yahya.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads