Gelaran festival musik bertajuk Partilibur Caravan 2026 bakal meramaikan liburan di Kota Batu. Kolaborasi konser musik dengan wahana hiburan malam ini akan berlangsung pada 1-2 Agustus 2026 di Batu Night Spectacular (BNS).
Hiburan ini akan menampilkan 50 musisi lintas genre serta berbagai atraksi pendukung lainnya.
Festival Director Partilibur Caravan Gahtan Thoriq mengungkapkan, konsep yang diusung tahun ini benar-benar segar dan berbeda dari festival musik konvensional. Penyelenggara sengaja memadukan gemerlap panggung musik nasional dan lokal dengan sensasi wahana malam yang selama ini menjadi ikon dari BNS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Gahtan, ide Caravan ini sejatinya terinspirasi dari subkultur hypebeast yang kemudian dikawinkan secara apik dengan karakter destinasi wisata malam khas Kota Batu.
"Dibarengi dengan konsep wahana malam, Partilibur bikin konser yang memang berbarengan dengan wahana maupun band juga," kata Gahtan kepada wartawan, Senin (22/6/2026).
Gahtan menegaskan, Partilibur Caravan tidak sekadar mengejar kuantitas atau angka penjualan tiket demi memenuhi area penonton.
Fokus utama adalah menyajikan sebuah festival yang memiliki identitas visual dan konsep artistik yang kuat, sehingga memberikan pengalaman yang mendalam bagi pengunjung.
Keberanian untuk menggelar festival berskala besar selama dua hari penuh ini tidak lepas dari dukungan penuh Jatim Park (JTP) Group.
Pihak pengelola BNS memberikan keleluasaan penuh bagi promotor untuk mengeksplorasi seluruh area wisata, bukan sekadar memanfaatkan lahan parkir seperti konser pada umumnya.
"Karena kebetulan dari pihak Jatimpark Group khususnya itu sangat-sangat benar-benar membantu untuk men-support," tegasnya.
Pihaknya berharap gelaran ini bisa memicu pertumbuhan event-event besar di Kota Batu, yang selama ini mempunyai destinasi wisata cukup kuat. Namun masih minim perhelatan musik berskala masif jika dibandingkan dengan Kota Malang.
Dari sektor penampil, festival ini dipastikan bakal memanjakan telinga para pencinta musik.
Selain memberi panggung bagi talenta lokal Malang Raya untuk mendapatkan eksposur yang lebih luas, Partilibur Caravan 2026 juga memboyong deretan musisi nasional yang sudah lama absen menyapa penggemarnya di Jawa Timur.
"Beberapa musisi yang kami hadirkan merupakan band-band yang cukup lama tidak tampil di Jawa Timur, khususnya dari Jakarta," kata Gahtan.
Guna memperkuat konsep atraksi malam, penonton tidak hanya disuguhi aksi panggung dari para musisi. Namun juga telah disiapkan berbagai hiburan teatrikal, salah satunya adalah pertunjukan sulap dari para pesulap jebolan ajang pencarian bakat televisi nasional.
Dukungan penuh terhadap helatan ini juga ditegaskan oleh Direktur JTP Group Suryo Widodo.
Ia memandang kolaborasi strategis ini sebagai sebuah momentum besar yang belum pernah terjadi sebelumnya di Kota Wisata Batu, sekaligus menjadi pemantik bagi bangkitnya industri kreatif lokal ke depan.
"Partilibur di Kota Batu khususnya BNS adalah tonggak sejarah, kapan lagi ada 50 band dalam satu lokasi. Kita benar-benar kolaborasi hingga ke depannya bisa jadi lompatan, mau segala musik, event untuk membangkitkan semangat bersama," pungkas Suryo Widodo.
(mua/hil)
