Kisah inspiratif datang dari remaja asal Kota Batu, Maulidya Wahyuning Insani (15), warga Jalan Diran, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. Ia berhasil menorehkan prestasi gemilang di cabang olahraga bela diri dengan mengoleksi puluhan medali dari dua disiplin berbeda, yakni karate dan pencak silat.
Medali tersebut diraih dari berbagai ajang kompetisi, mulai tingkat kota/kabupaten hingga nasional. Perjalanan Maulidya di dunia bela diri dimulai sejak duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar.
"Awalnya itu kelas 1 SD ada ekstrakurikuler baru karate. Karena baru dan banyak yang masuk, saya pun akhirnya coba-coba ikut dan akhirnya lanjut sampai latihan di luar sekolah juga," kata Maulidya saat dihubungi detikJatim, Senin (22/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketertarikan serta konsistensinya berlatih membuat pelatih melihat potensi besar dalam diri Maulidya. Ia kemudian diarahkan untuk mengikuti latihan intensif di luar sekolah di Pendopo Koramil Batu.
Setelah sekitar tiga tahun berlatih hingga mencapai sabuk hijau, Maulidya mulai turun di ajang kompetisi saat kelas 3 SD pada 2020. Hasilnya, ia langsung meraih juara tiga di kejuaraan tingkat Jawa-Bali, lalu berlanjut pada prestasi di tingkat nasional.
Latihan yang semakin intens membuatnya juga berlatih di Balai Kota Among Tani Batu hingga Malang. Dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam perjalanan prestasinya.
"Pada tahun 2023 itu saya ikut kejuaraan karate terbuka tingkat nasional yakni Brawijaya University Karate Championship. Saat itu saya berhasil meraih juara tiga dengan kelas berat di bawah 40 kilogram," terang Maulidya.
Menjelang akhir kelas 7 SMP, Maulidya kemudian mencoba cabang lain yakni pencak silat karena ketertarikannya pada budaya dan seni bela diri Indonesia. Dalam waktu singkat, ia menunjukkan perkembangan pesat hingga langsung diturunkan dalam kejuaraan nasional.
Ia pun meraih Juara 2 Tanding Kelas C Pra Remaja Putri mewakili SMP Negeri 2 Batu pada ajang Majapahit National Heroes Competition 01 di GOR Mayangkara Yonif Raider 503, Kabupaten Mojokerto, November 2023.
Hingga kini, Maulidya telah menjalani sekitar 27 pertandingan dengan koleksi 23 medali dari dua cabang bela diri tersebut. Siswi kelas 1 SMAN 03 Batu ini mengaku tidak ingin cepat puas dan ingin terus mencoba hal baru, termasuk minatnya pada kegiatan alam terbuka.
Ngalam Mbois adalah rubrik spesial detikJatim yang mengupas seputar seluk-beluk, capaian, prestasi, dan kelokalan khas yang ada di Malang Raya. Ngalam Mbois tayang setiap hari Senin.
(auh/hil)
