Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak buka suara soal pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah Jatim. Emil terus berkomunikasi dengan General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir agar pemadaman bergilir tidak dilakukan terus menerus.
"Atas laporan kami ke Ibu Gubernur dengan Pak Mustakir pihak PLN dan koordinasi dengan pengatur beban. Memang ada kekurangan pasokan (listrik) kalau malam hari itu beban itu jadi meningkat antara jam enam sampai jam sembilan malam. Total 445 Megawatt (MW) yang harus dipadamkan (setiap harinya), tetapi itu posisi per kemarin lusa," kata Emil di Surabaya, Senin (22/6/2026).
Emil lantas memberikan kepada bahagia kepada warga Jatim yang terdampak pemadaman bergilir. Minggu ini, kata Emil pemadaman bergilir akan berkurang volume-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, kemarin kemudian ada kabar bahwa minggu ini sudah berangsur-angsur meningkat pasokan sehingga kebutuhan pemadaman bisa dikurangi, tapi 445 MW itu di puncak. Jadi, grafik kita untuk listrik itu siang begini, pagi rendah, siang kemudian malam menjadi tinggi. Nah, Madura merasakan itu kemarin lusa pagi-pagi hingga jam 11.00 WIB ya," jelasnya.
"Nah, ini memang sudah kalau kami dari pemda ya terus berkoordinasi kami minta begini. Ini kan yang bahaya perlintasan kereta api, traffic light, PDAM kan merasakan dampaknya ya terus juga rumah sakit," tambahnya.
Mantan Bupati Trenggalek juga meminta PLN secara berkala memberikan informasi yang jelas ke warga terkait rencana pemadaman bergilir.
"PLN sudah setuju kalau ada pemadaman yang terencana itu harus mengabarkan, koordinasi dengan dinas terkait. Jadi kami juga sudah minta dinas ESDM menjadi koordinator untuk memastikan pemetaan sektor-sektor strategi," jelasnya.
"Memang menurut mereka di setiap desa pun sebenarnya sudah ada WA grup lintas elemen yang mengabari satu sampai dua jam sebelum pemadaman. Nah, tapi kita harus pastikan apakah itu betul-betul bisa efektif atau memang di setiap kabupaten itu dengan PDAM-nya, dengan dishub-nya atau kalau di tingkat lintas wilayah seperti dengan PT KAI, jangan sampai nanti kan perlintasannya mati tapi enggak ada yang bisa mengantisipasi gitu. Jadi itu yang menjadi konsen kita di Pemda," tambahnya.
"Ya, tentu juga konsen kita adalah listrik padam itu kan bahwa Pak Dirut PLN, menteri ESDM sedang melakukan segala hal untuk memulihkan kembali suplai," tandasnya.
(faa/hil)
