Nganjuk Dilewati Sesar Kendeng Segmen Pandan, Begini Langkah Pemkab

Nganjuk Dilewati Sesar Kendeng Segmen Pandan, Begini Langkah Pemkab

Bakrie - detikJatim
Senin, 22 Jun 2026 22:45 WIB
Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro (kiri) bersama Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono
Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro (kiri) bersama Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Bakrie/detikJatim)
Nganjuk -

Wilayah Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk dipastikan dilewati Sesar Kendeng Segmen Pandan. Pemerintah kabupaten (pemkab) pun menyampaikan langkahnya.

Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro menyampaikan bahwa sesar atau patahan memilik sifat given, sehingga tidak bisa direkayasa.

"Sesar atau patahan ini sifatnya given, tidak bisa rekayasa. Yang bisa dilakukan pemerintah yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait potensi resiko bencana disekitar area tersebut," ungkap Mas Handy-sapaan wabup Nganjuk ketika dikonfirmasi detikJatim, Senin (22/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mas Handy menyebut, salah satu cara untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat adalah dengan adanya Peta Potensi Risiko Bencana.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Nganjuk mengungkap wilayah di Bumi Anjuk Ladang yang dilewati sesar kendeng.

"Sesar Kendeng adalah salah satu sesar aktif di Pulau Jawa yang merupakan bagian dari Java Back-arc Thrust," kata BMKG Stasiun Geofisika Nganjuk kepada detikJatim, Senin (22/6/2026).

Adapun Sesar Kendeng yang melewati wilayah Kabupaten Nganjuk, adalah Segmen Pandan.

"Sesar Kendeng yang melewati adalah Segmen Pandan sepanjang 18 kilometer, yang berada di perbatasan tiga wilayah, yaitu, Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro, dan Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk," terang BMKG.

Sesar Kendeng tersebut dapat memicu aktivitas kegempaan di wilayah Nganjuk, Bojonegoro, dan sekitarnya dengan karakteristik gempa bumi dengan mekanisme sesar naik.

Stasiun Geofisika Nganjuk juga menjelaskan catatan aktivitas kegempaan di wilayah tersebut.

"Pada Tahun 2016 berdasarkan data BMKG Stasiun Geofisika Nganjuk tercatat aktivitas gempa bumi_swarm_di sekitar Sesar Kendeng Segmen Pandan sebanyak ratusan aktivitas, dengan magnitudo antara 1 hingga 3, tepatnya di wilayah Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads