Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Rabu (24/6/2026) dini hari. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami dua kali guguran lava pijar dengan jarak luncur mencapai 2 kilometer.
Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.
Guguran lava pijar meluncur dari puncak kawah ke arah Besuk Kobokan dengan jarak luncur sekitar 2 kilometer. Selain itu, petugas juga mengamati tiga kali letusan dengan kolom asap berwarna putih hingga kelabu setinggi 500 meter ke arah barat daya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gunung Semeru mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 2.000 meter mengarah ke Besuk Kobokan," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian dalam laporan tertulis yang diterima detikJatim, Rabu (24/6/2026).
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.
Warga juga diminta mewaspadai potensi awan panas guguran dan banjir lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.
"Kami mengimbau kepada warga agar tidak beraktivitas sejauh 13 kilometer dari puncak, serta mewaspadai potensi awan panas serta banjir lahar," pungkas Sofian.
(irb/hil)
