Partai Demokrat memberikan jawaban menohok setelah Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghasut. Demokrat menegaskan AHY tidak sedang membahas PDIP dan justru pihak yang mengkritik dinilai salah memahami konteks.
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut, konteks pernyataan AHY tidak secara langsung ditujukan untuk PDIP.
"Bang Deddy salah tangkap. Pertama, Ketum AHY membahas mengenai kita sebaiknya fokus meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya beli, mengurangi kemiskinan," kata Herzaky kepada detikJatim di Surabaya, Rabu (24/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua, tahun politik 2029 masih jauh, sekarang masih 2026. Beliau belum merasa perlu gas sekarang. Hanya, beliau menghormati langkah masing-masing parpol," tambahnya.
Ketiga, lanjut Herzaky, oposisi seharusnya menjadi pihak yang memberikan kritik konstruktif.
"Ketiga terkait oposisi, dia hanya mengharapkan jadi oposisi itu konstruktif, memberikan solusi juga, bukan malah memecah belah bangsa. Berdasarkan pengalaman apa Demokrat dulu lakukan, memberikan kritikan dan solusi," jelasnya.
Herzaky kembali menegaskan pernyataan Ketum AHY sama sekali tidak menyinggung soal PDIP.
"Bukan bahas-bahas parpol lain. Jadi, Bang Deddy yang tersesat mengira Demokrat bahas PDIP," tandasnya.
Sebelumnya, dilansir dari detikNews, Deddy Sitorus melontarkan kritik tajam kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait pernyataan yang meminta PDIP tetap memberikan kritik konstruktif meski berada di luar pemerintahan. Menanggapi hal itu, Deddy meminta AHY tidak menghasut dan menghormati sikap politik yang diambil PDIP.
Deddy awalnya berbicara mengenai banyaknya tudingan terhadap PDIP menjadi dalang demonstrasi hingga partai-partai mempertanyakan posisi PDIP di dalam atau luar pemerintah. Deddy mengungkit PDIP bahkan pernah dituding sebagai dalang demo pada 2025.
Ketua DPP PDIP ini mengungkap hal yang sama kembali terjadi pada 2026. Dia mengatakan salah satu kader PDIP Andi Widjajanto dituduh menjadi dalang demo.
"Nah, sekarang sama saja. Dituduh-tuduh Andi Widjajanto. Bahkan seorang menko seperti AHY ngomong, ya jangan menghasut," ujarnya.
"Ini lagi-lagi membuktikan bahwa memang berada di luar pemerintahan itu selalu mudah menjadi kambing hitam, ya," sambungnya.
(auh/hil)
