Wanita Diduga ASN Tewas dalam Mobdin di Juanda, Ini Kata Wabup Bangkalan

Wanita Diduga ASN Tewas dalam Mobdin di Juanda, Ini Kata Wabup Bangkalan

Kamaluddin - detikJatim
Rabu, 24 Jun 2026 18:21 WIB
Wanita ditemukan tewas dalam Innova pelat merah di Bandara Juanda
(Foto: Suparno/detikJatim)
Bangkalan -

Pemkab Bangkalan bergerak cepat merespons insiden penemuan jasad wanita di dalam mobil Toyota Kijang Innova hitam berpelat merah M 1090 GP di Terminal 1 Bandar Juanda, Sidoarjo. Otoritas setempat mensinyalir kuat kendaraan dinas itu aset operasional milik Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan.

Wakil Bupati Bangkalan, Fauzan Jakfar, menegaskan bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan mengenai kejadian tragis tersebut. Sebagai langkah awal, Pemkab Bangkalan langsung menerjunkan tim khusus ke lokasi kejadian di Sidoarjo guna melakukan verifikasi dan memastikan keabsahan status kendaraan dinas tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih dicek, Dinas PRKP lagi kroscek ke TKP," ungkap Fauzan saat dikonfirmasi oleh detikJatim, Rabu (24/6/2026).

Fauzan menambahkan, meski konfirmasi mengenai kepemilikan mobil dinas dari instansi terkait sudah mulai terang, pihak Pemkab Bangkalan hingga kini masih menunggu perkembangan dari kepolisian dan belum mendapatkan data menyeluruh mengenai identitas ataupun penyebab pasti kematian korban perempuan tersebut.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, publik digemparkan dengan penemuan mayat seorang wanita di dalam kabin mobil berpelat merah yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Juanda pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kondisi korban terbilang mengenaskan karena ditemukan adanya aliran darah di sekitar area kendaraan tersebut.

Saat pertama kali ditemukan oleh petugas bandara, korban berada dalam posisi duduk di kursi penumpang depan sebelah kiri. Berdasarkan rekaman data manifes parkir, mobil berpelat Madura itu diketahui sudah memasuki kawasan bandara sejak Sabtu (20/6/2026) dan terpantau tidak pernah keluar dari posisinya selama empat hari berturut-turut.

Informasi dari petugas lapangan menyebutkan bahwa korban terindikasi merupakan seorang perempuan asal Kabupaten Bangkalan, Madura. Hingga berita ini diturunkan, jasad korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk kepentingan autopsi, sementara tim penyidik kepolisian masih terus melakukan olah TKP mengungkap penyebab kematian wanita itu.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads