Libur Sekolah Pasokan MBG Berhenti, Ribuan Relawan SPPG Dirumahkan

Libur Sekolah Pasokan MBG Berhenti, Ribuan Relawan SPPG Dirumahkan

Adhar Muttaqin - detikJatim
Jumat, 26 Jun 2026 08:30 WIB
Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Trenggalek Neo Ordikla,
Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Trenggalek Neo Ordikla. (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Trenggalek -

Ribuan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dirumahkan akibat penghentian sementara distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur sekolah. Selama tidak bekerja mereka tidak mendapatkan upah.

Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Trenggalek Neo Ordikla, mengatakan sesuai Surat Edaran (SE) BGN Nomor 12, seluruh SPPG tidak beroperasi untuk memproduksi dan menyalurkan MBG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"SPBG tidak melaksanakan pendistribusian mulai tanggal 22 Juni sampai 13 Juni," kata Neo, Jumat (26/6/2026).

Selama penghentian sementara tersebut ribuan relawan di masing-masing SPPG dirumahkan. Mereka juga tidak mendapatkan upah seperti biasannya. BGN hanya akan memberikan pembayaran untuk pengawas SPPG yakni Satpam, listrik, air dan biaya wifi.

ADVERTISEMENT

"Selebihnya tidak ada pembayaran termasuk insentif, berarti dirumahkan sementara," jelasnya.

Neo Ordikla menambahkan saat ini di Trenggalek memiliki 73 SPPG yang tersebar di 14 kecamatan. Dari jumlah tersebut 16 di antaranya sempat terkena suspensi dari BGN karena tidak sesuai standar. Setelah proses perbaikan, 8 SPPG dicabut suspensinya.

Pihaknya menyebut saat ini BGN terus berupaya meningkatkan standar mutu pelayanan dari masing-masing dapur dalam memberikan pelayanan Makan Bergizi Gratis.

Rencananya seluruh dapur yang tidak disuspen akan kembali beroperasi memberikan layanan MBG pada 14 Juli mendatang.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads