Polisi telah memukul mundur demonstran 'Warga Surabaya Turun ke Jalan #Indonesiasekarat' dari depan Gedung Grahadi Surabaya ke Jalan Pemuda. Setelah menembakkan water cannon, massa berhamburan kabur ke arah Jalan Pemuda. Saat ini, polisi membuat barikade untuk memblokade akses ke Gedung Negara Grahadi.
Pantauan detikJatim, barikade polisi terdiri dari mobil water cannon dan pasukan Dalmas yang dilengkapi tameng terus merangsek maju dari bawah jembatan penyeberangan orang (JPO). Massa yang masih bertahan di depan Alun-alun Surabaya berhamburan lari ketika polisi mulai mengejar massa.
Sejumlah pendemo yang diduga merupakan provokator diamankan oleh aparat. Sejak awal polisi sudah memberikan peringatan kepada massa aksi tetapi massa aksi tetap berupaya memicu kericuhan dengan melemparkan batu dan melakukan perusakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, ratusan massa aksi 'Warga Surabaya Turun ke Jalan #Indonesiasekarat' tiba di depan Gedung Negara Grahadi. Jalan pun mulai menyempit untuk pengendara hingga ditutup.
Puluhan massa aksi tiba di Jalan Gubernur Suryo pada Jumat (26/6/2026) sore sekitar pukul 16.20 WIB. Mereka berkumpul menutup separuh jalan lalu ada yang membentangkan banner dengan gambar Presiden Prabowo Subianto bertuliskan 'Prabowo Kowarso-kowarso', 'gendarseng', 'lemes', 'longor'.
Berikut 10 Tuntutan Massa Demo #Indonesiasekarat:
1. Hentikan Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
2. Cabut UU Polri dan UU TNI
3. Ciptakan Lapangan Kerja yang Layak
4. Bubarkan Komando Teritorial dan Hentikan Keterlibatan TNI dalam Ranah Sipil.
5. Hentikan Reklamasi Surabaya Waterfront Land.
6. Bebaskan Seluruh Tahanan Politik dan Pulihkan Nama Baik Tahanan Politik.
7. Prioritaskan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan.
8. Ciptakan dan Perbanyak Transportasi Umum yang Layak, Inklusif, dan Gratis.
9. Bubarkan Parlemen dan Bangun Kuasa Rakyat
10. Akhiri Kepemilikan Pribadi Atas Alat-alat Produksi.
(dpe/dpe)
