Sedih! Lansia Sidoarjo 71 Tahun Ditelantarkan Keluarga di Kos-kosan

Sedih! Lansia Sidoarjo 71 Tahun Ditelantarkan Keluarga di Kos-kosan

Suparno - detikJatim
Kamis, 02 Jul 2026 19:30 WIB
Lansia di Sidoarjo ditelantarkan anak hidup sebatang kara melawan stroke di kos-kosan.
Mustofa, lansia di Sidoarjo ditelantarkan anak hidup sebatang kara melawan stroke di kos-kosan. (Foto: Istimewa)
Sidoarjo -

Mustofa (71), seorang lansia di Kabupaten Sidoarjo mengaku hidup terlantar setelah ditempatkan di sebuah kamar kos oleh menantunya. Dalam kondisi menderita stroke ia kini bertahan hidup dengan bantuan warga sekitar karena mengaku sudah lama tidak dikunjungi anak maupun menantunya.

Mustofa menceritakan dirinya lahir di Surabaya dan mulai menetap di Sidoarjo sejak 2000. Sebelum tinggal di kos ia pernah tinggal bersama anak ketiga dan membantu mengasuh cucunya setiap hari.

Namun, sekitar setahun lalu, seluruh barang miliknya dipindahkan ke sebuah kamar kos. Sejak saat itu ia mengaku ditinggal sendirian tanpa kejelasan oleh anak dan menantunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya diantar ke kos sama menantu. Mungkin karena saya sakit, anak saya tidak kerja dan tidak bisa bantu pemasukan, makanya saya dikoskan di sini," ujar Mustofa kepada detikJatim di Kantor Liponsos Sidoarjo, Kamis (2/7/2026).

Kondisi Mustofa semakin memprihatinkan. Selain harus berjuang melawan stroke, ia mengaku sewa kos tempat tinggalnya belum dibayar selama berbulan-bulan sehingga pemilik kos sempat menagih dan mengancam akan mengusirnya.

ADVERTISEMENT

Untuk makan dan kebutuhan sehari-hari Mustofa mengandalkan bantuan para tetangga yang merasa iba melihat kondisinya. Ia sendiri mengaku sangat terpukul atas perlakuan yang diterimanya. Padahal, selama tinggal bersama keluarga, dirinya ikut membantu merawat cucu.

"Saya sakit hati. Dulu saya ikut merawat cucu, sekarang malah begini perlakuannya," katanya.

Rasa kecewa yang mendalam itulah yang membuat Mustofa mengaku sudah tidak ingin lagi bertemu anak maupun menantunya.

"Saya tidak mau ketemu lagi. Sampai saya meninggal pun, saya tidak mau dipanggil mereka," ujarnya dengan nada lirih.

Hingga kini, Mustofa mengaku tidak tahu di mana keberadaan anak dan menantunya. Meski dulu masih berharap hubungan keluarga bisa kembali membaik, kini harapan itu telah pupus setelah merasa ditelantarkan.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads