Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) ruas Gending-Besuki dikabarkan akan beroperasi pada Juli 2026 ini. Namun, pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali memastikan Tol Prosiwangi ruas Gending-Besuki belum beroperasi pada bulan ini.
Kepala BBPJN Jatim-Bali Javid Hurriyanto menyebut Tol Prosiwangi ruas Gending-Besuki masih dalam tahapan uji kelaikan.
"Belum ada rencana Tol Prosiwangi ruas Gending hingga Besuki dibuka pada bulan ini. Saya telah berkoordinasi dengan pihak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), bahwa saat ini status ruas tersebut masih persiapan pemenuhan syarat-syarat laik fungsi jalan," kata Javid saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (2/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Javid mengakui banyak informasi beredar terutama di sosial media yang menyebut Tol Prosiwangi ruas Gending-Besuki akan beroperasi awal Juli 2026 ini.
Menurutnya, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan agar Tol Prosiwangi ruas Gending-Besuki bisa dioperasikan untuk umum.
"Masih harus uji kelaiakan dulu. Saat ini proses yang berjalan adalah penyelesaian administrasi dan ULFO untuk memastikan struktur jalan, jembatan, drainase, dan marka jalan sesuai standar keselamatan," jelasnya.
Javid menambahkan, Tol Prosiwangi ruas Gending-Besuki ditargetkan bisa beroperasi untuk umum pada akhir tahun 2026.
"Kalau secara fungsional kemarin saat arus mudik lebaran memang sempat dibuka. Tapi setelah itu ditutup kembali, dan Insya Allah ditargetkan bisa beroperasi akhir tahun 2026," tandasnya.
Diketahui, Tol Prosiwangi seksi Gending hingga Situbondo Barat sempat dibuka secara fungsional pada bulan Maret 2026 lalu saat arus mudik lebaran.
Tol Prosiwangi seksi Gending hingga Situbondo Barat jaraknya hampir 50 KM. Di mana seksi Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 KM. Kemudian seksi Kraksaan-Paiton sepanjang 11,20 KM, dan seksi Paiton-Besuki sepanjang 25,60 KM.
(auh/dpe)
