S-26 Hadirkan Wahana Edukasi Otak Anak di Pakuwon Mall Surabaya

S-26 Hadirkan Wahana Edukasi Otak Anak di Pakuwon Mall Surabaya

Tim detikJatim - detikJatim
Kamis, 02 Jul 2026 20:55 WIB
S-26 Exceptional Journey: A Journey Inside The Brain di Pakuwon Mall Surabaya
S-26 Exceptional Journey: A Journey Inside The Brain di Pakuwon Mall Surabaya (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Kemampuan belajar dan beradaptasi menjadi bekal penting bagi anak yang tumbuh di era kecerdasan buatan (AI) dan perkembangan teknologi yang kian pesat. Untuk mendukung tumbuh kembang Generasi Alpha dan Beta, S-26 menghadirkan pengalaman belajar interaktif bertajuk S-26 Exceptional Journey: A Journey Inside The Brain di Pakuwon Mall Surabaya, 26-28 Juni 2026.

Melalui kampanye "Semua Bisa Jadi Hebat", S-26 mengajak orang tua memahami pentingnya koneksi otak, asupan gizi, dan stimulasi dalam mendukung proses belajar anak. Berbagai wahana interaktif hingga teknologi pemantau aktivitas otak disuguhkan agar keluarga dapat merasakan pengalaman edukasi yang lebih nyata.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kampanye "Semua Bisa Jadi Hebat" yang bertujuan mendukung proses belajar Generasi Alpha dan Beta di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Setelah digelar di Surabaya, kegiatan serupa dijadwalkan hadir di Senayan City, Jakarta, pada 24-26 Juli 2026 dalam rangka memperingati World Brain Day 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Category Marketing Manager Wyeth Nutrition S-26 Vera Niki Gozali mengatakan, setiap anak memiliki potensi untuk berkembang melalui proses belajar yang didukung gizi dan stimulasi yang tepat.

ADVERTISEMENT

"Melalui kampanye 'Semua Bisa Jadi Hebat', kami ingin mengajak Mams & Paps melihat bahwa di balik setiap anak hebat, terdapat koneksi otak yang cepat. Koneksi ini berperan penting dalam mendukung proses belajar si kecil, menghubungkan berbagai informasi, dan mengembangkan potensi uniknya," kata Vera.

"Kami percaya setiap anak bisa jadi hebat melalui perjalanan belajarnya masing-masing. Sebagai inspirasi, kami menghadirkan real-life exceptional children, Ashton, Aleesya, dan Dazelin, yang mencerminkan bahwa dengan dukungan gizi, stimulasi, dan proses multi-learning yang tepat, setiap anak dapat mengoptimalkan potensi terbaiknya," imbuhnya.

S-26 Exceptional Journey: A Journey Inside The Brain di Pakuwon Mall SurabayaS-26 Exceptional Journey: A Journey Inside The Brain di Pakuwon Mall Surabaya Foto: Dok. Istimewa

Vera menambahkan S-26 Procal GOLD Multilearn Connect dikembangkan dengan kombinasi berbagai nutrisi yang ditujukan untuk mendukung pembentukan mielin dan koneksi otak.

"Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung perkembangan otak dan proses belajar anak, S-26 Procal GOLD Multilearn Connect menghadirkan advanced formulation yang mengombinasikan sphingomyelin, fosfolipid, alfa-laktalbumin, AA, DHA, Omega 3 & 6, kolin, asam folat, B12, dan zat besi untuk mendukung pembentukan mielin dan koneksi otak yang lebih cepat," jelas Vera.

Pendekatan multi-nutrition ini juga didukung oleh CONNECT Study, hasil kolaborasi Wyeth Nutrition S-26 dengan Brown University, Amerika Serikat, yang menunjukkan bahwa advanced formulation dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan mielin di berbagai area otak sehingga membantu mengoptimalkan proses belajar si Kecil.

Dalam kesempatan itu, dokter spesialis anak dr. dr. Dian Pratamastuti, Sp.A., menjelaskan pentingnya proses mielinasi, yakni pembentukan lapisan pelindung serabut saraf yang membantu mempercepat koneksi antarsel saraf di otak.

Menurutnya, proses tersebut berperan penting dalam mendukung perkembangan kemampuan motorik, bahasa, komunikasi, hingga fungsi kognitif seperti konsentrasi, daya ingat, dan pemecahan masalah.

"Pada awal kehidupan, ketika otak anak berkembang sangat pesat dan aktif membentuk berbagai koneksi yang mendukung perkembangan berbagai kemampuan, mielinasi berperan penting dalam mendukung kemampuan motorik, bahasa dan komunikasi, hingga kemampuan kognitif seperti fokus, daya ingat, dan pemecahan masalah," beber dr. Dian.

Untuk mendukung proses mielinasi ini, anak memerlukan kombinasi gizi yang tepat dalam jumlah yang tepat untuk seperti sphingomyelin, fosfolipid, alfa-laktalbumin, AA, DHA, serta stimulasi yang beragam melalui bermain, berinteraksi, dan bereksplorasi.

"Ketika gizi dan stimulasi berjalan beriringan, keduanya dapat membantu mendukung proses belajar dan tumbuh kembang anak yang optimal," jelas dr. Dian.

S-26 Exceptional Journey: A Journey Inside The Brain di Pakuwon Mall SurabayaS-26 Exceptional Journey: A Journey Inside The Brain di Pakuwon Mall Surabaya Foto: Dok. Istimewa

Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dapat mencoba sejumlah wahana edukatif, seperti Neuron Dance, Logic Lab, Neuron Express, dan Vision Pod. Area tersebut dirancang untuk membantu orang tua memahami cara kerja otak sekaligus pentingnya stimulasi dan nutrisi bagi tumbuh kembang anak.

Salah satu daya tarik utama adalah S-26 Exceptional Brain Visualizer, perangkat berbentuk headband berbasis teknologi electroencephalography (EEG) yang dikembangkan tim neurocognitive asal Inggris, MyndPlay. Alat ini mampu memvisualisasikan aktivitas beberapa area otak anak secara real time saat mengikuti berbagai aktivitas.

Salah seorang pengunjung, Syafira Devani, mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.

"Acara ini memberikan pengalaman yang sangat menarik bagi saya dan keluarga. Anak saya dapat belajar sambil bermain, dan saya sebagai orang tua dapat memahami bagaimana proses belajar dan stimulasi dapat mendukung perkembangan otak si Kecil," kaya Syafira.

Menurunya, kegiatan yang paling berkesan adalah S-26 Exceptional Brain Visualizer. "Melalui teknologi ini saya bisa melihat bagaimana berbagai aktivitas yang dilakukan anak ternyata mengaktifkan area-area tertentu otaknya. Pengalaman ini membuat saya semakin memahami pentingnya memberikan stimulasi yang beragam dan konsisten di rumah agar potensi anak dapat berkembang secara optimal," katanya.

Melalui kampanye "Semua Bisa Jadi Hebat", S-26 menyatakan terus berkomitmen mendampingi orang tua dalam mendukung perkembangan otak anak melalui kombinasi nutrisi, stimulasi, dan pengalaman belajar yang beragam agar siap menghadapi tantangan masa depan.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads