Gunung Semeru di Lumajang kembali mengalami erupsi pada Jumat (3/7/2026) dini hari. Dalam periode pengamatan, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat meluncurkan tujuh guguran lava pijar dengan jarak luncur mencapai 2 kilometer.
Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Lava pijar terpantau mengarah ke kawasan Besuk Kobokan di sisi tenggara gunung.
"Gunung Semeru mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 2.000 meter mengarah ke tenggara," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Yadi Yuliandi dalam laporan tertulis yang diterima detikJatim, Jumat (3/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru, terutama di sektor tenggara yang menjadi jalur luncuran material vulkanik.
Selain itu, warga juga diminta mewaspadai potensi awan panas guguran serta banjir lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.
"Kami menghimbau kepada warga agar tidak beraktivitas sejauh 13 kilometer dari puncak, serta mewaspadai potensi awan panas serta banjir lahar" pungkas Yadi.
(irb/hil)
