Kronologi Bus Sugeng Rahayu Masuk Sungai di Nganjuk Usai Adu Banteng

Kronologi Bus Sugeng Rahayu Masuk Sungai di Nganjuk Usai Adu Banteng

Bakrie - detikJatim
Sabtu, 04 Jul 2026 14:38 WIB
Bus Sugeng Rahayu terbalik masuk sungai di Nganjuk.
Bus Sugeng Rahayu terbalik masuk sungai di Nganjuk. (Foto: Bakrie/detikJatim)
Nganjuk -

Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7571 UP muat belasan penumpang terbalik hingga terperosok ke dalam sungai di Kecamatan Bagor, Nganjuk. Bus itu masuk sungai dalam keadaan terbalik setelah terlibat tabrakan adu banteng dengan truk Fuso bernopol S 9687 UR.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Dusun Kandangrejo, Desa Paron, Kecamatan Bagor sekitar pukul 12.30 WIB. Akibat kecelakaan ini, jalur penghubung menuju dan keluar Kota Nganjuk mengalami kemacetan total di kedua arah karena proses evakuasi yang memakan badan jalan.

Menurut kesaksian warga di sekitar lokasi kejadian, insiden bermula saat kedua kendaraan besar itu melaju dari arah yang berlawanan dan berpapasan di area jembatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Truknya dari barat ke timur. Kalau busnya dari timur ke barat. Tadi bunyi brak pas di Jembatan Paron. Busnya terbalik ke kiri, masuk sungai," jelas Nur Muhammad, warga setempat kepada detikJatim, Sabtu (4/7/2026).

Hingga pukul 14.20 WIB, petugas gabungan dibantu warga sekitar masih berjibaku melakukan proses evakuasi terhadap badan bus yang terlentang di dalam sungai serta truk Fuso yang ringsek.

ADVERTISEMENT

Petugas Satlantas Polres Nganjuk segera menerjunkan personel ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengurai arus lalu lintas dan mengevakuasi para korban. Seluruh awak bus beserta penumpang dan sopir truk langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat.

"Sementara tadi yang sudah dievakuasi ada sekitar 10 orang. Datanya masih belum final," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin.

Wahby menambahkan bahwa para korban luka dievakuasi secara tersebar ke sejumlah fasilitas kesehatan. Ada yang ke RS Bhayangkara Nganjuk, ada juga yang ke RSUD Nganjuk agar segera mendapat penanganan darurat.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, seluruh korban dilaporkan selamat, meskipun beberapa di antaranya harus mengalami luka berat akibat benturan keras. Pihak kepolisian sendiri masih terus melakukan pendataan manifes penumpang dan melakukan olah TKP lanjutan guna memastikan penyebab utama kecelakaan.

"Masih kami tangani. Mohon waktu," pungkas Wahby.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads