Ibu-ibu di Pasuruan Harap Pasar Murah Digelar Rutin: Banyak Suami Nganggur

Ibu-ibu di Pasuruan Harap Pasar Murah Digelar Rutin: Banyak Suami Nganggur

Muhajir Arifin - detikJatim
Kamis, 12 Feb 2026 13:30 WIB
Pasar murah diserbu warga Pasuruan
Pasar murah diserbu warga Pasuruan/Foto: Muhajir Arifin/detikJatim
Pasuruan -

Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menggelar Pasar Murah di Taman Harmoni Jalan Pahlawan menjelang Ramadan. Pasar murah ini diserbu ratusan warga.

Ratusan warga yang mayoritas perempuan atau ibu-ibu memadati lokasi pasar murah sejak Kamis (12/2/2025) pagi. Mereka rela antre panjang demi bisa membeli sembako dengan harga lebih terjangkau di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik menjelang Ramadan.

Laili, warga Gadingrejo, yang tengah antre mengaku kondisi ekonomi keluarganya semakin berat menjelang Ramadan. Ia senang dengan adanya pasar murah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasar murah diserbu warga PasuruanPasar murah diserbu warga Pasuruan Foto: Muhajir Arifin/detikJatim

"Ini murah, Rp 50 ribu sudah dapat beras 5 kilogram yang premium. Semoga ada terus di saat banyak suami yang nganggur," katanya, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

Di pasar murah ini, beras premium dijual Rp 50 ribu per 5 kilogram. Sementara harga di pasaran menembus Rp 74.500.

Minyak goreng premium dijual Rp 15 ribu per liter, lebih rendah dibanding harga pasar yang mencapai Rp 21 ribu. Sementara gula premium dibanderol Rp 13 ribu per kilogram, di bawah harga pasar Rp 15 ribu.

Selisih harga tersebut menjadi alasan utama warga berbondong-bondong datang sejak pagi. Bagi mereka, potongan harga belasan hingga puluhan ribu rupiah sangat berarti di tengah tekanan ekonomi saat ini.

"Sangat-sangat membantu. Murah semuanya, meski antre panjang nggak apa," ujar Putri, warga lainnya.

Pemkot Pasuruan menyediakan 755 sak beras premium, serta stok gula dan minyak goreng dalam pasar murah. Selain sembako, sejumlah pelaku UMKM lokal juga dilibatkan untuk menjual produk mereka.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengatakan pasar murah digelar untuk membantu masyarakat dan menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan. Hal itu menunjukkan pemerintah hadir membantu warganya.

"Tujuan ini agar masyarakat jangan panik atas kenaikan harga. Pemerintah hadir untuk membantu dan menstabilkan harga pasar menjelang Ramadan," kata Adi.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads