Petani Lumajang Keluhkan Harga Plastik Mulsa Naik 40%

Petani Lumajang Keluhkan Harga Plastik Mulsa Naik 40%

Nur Hadi Wicaksono - detikJatim
Sabtu, 02 Mei 2026 11:00 WIB
Petani di Lumajang memasang plastik mulsa
Petani di Lumajang memasang plastik mulsa/Foto: Nur Hadi Wicaksono/detikJatim
Lumajang -

Kenaikan harga plastik mulsa dikeluhkan para petani di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang. Lonjakan harga disebut mencapai sekitar 40 persen dan berdampak langsung pada biaya produksi pertanian.

Harga plastik mulsa yang sebelumnya berada di kisaran Rp 35.000 per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp 39.000 per kilogram. Kenaikan ini membuat beban petani semakin berat karena plastik mulsa menjadi kebutuhan penting dalam menjaga kelembapan tanah.

"Sekarang harga plastik mulsa melonjak biasanya Rp 35.000 sekarang bisa Rp 39.000 per kilogram ya berat bagi petani tapi tetap dibeli karena kebutuhan," ujar salah satu petani Darmawan kepada detikJatim, Kamis (2/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski harganya naik, para petani tetap membeli plastik mulsa karena fungsinya yang vital. Tanpa penggunaan plastik mulsa, gulma akan tumbuh lebih cepat dan lebat, sehingga membutuhkan biaya tambahan untuk tenaga kerja dalam pembersihannya.

ADVERTISEMENT

"Harga plastik mulsa naik tapi tetap dibeli karena kalau tidak pakai plastik gulmanya banyak sehingga mengeluarkan biaya untuk tenaga kerja untuk membersihkan," ujar petani lainnya, Abdul Rosyid.

Untuk menyiasati tingginya biaya, petani kini memutar strategi dengan menggunakan plastik mulsa lebih lama dari biasanya. Jika sebelumnya plastik mulsa langsung diganti setelah satu kali masa panen, kini petani memilih mempertahankan penggunaan plastik lama agar tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pemasangan baru.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads