Kopi Bondowoso Dilirik Investor Singapura, Mau Impor Ribuan Ton per Tahun

Kopi Bondowoso Dilirik Investor Singapura, Mau Impor Ribuan Ton per Tahun

Chuk Shatu Widharsa - detikJatim
Selasa, 05 Mei 2026 10:45 WIB
Kopi Bondowoso dilirik investor Singapura untuk diekspor ke Eropa.
Kopi Bondowoso dilirik investor Singapura, mau impor ribuan ton per tahun. (Foto: Chuk Shatu Widharsa/detikJatim)
Bondowoso -

Sebuah lembaga keuangan asal Singapura melirik kopi arabika Bondowoso. Lembaga keuangan Singapura itu berminat mengimpor ribuan ton kopi Bondowoso per tahun.

Mereka turun langsung ke lahan kebun kopi milik petani yang ada di lereng Gunung Raung untuk melihat dari dekat lahan maupun proses pengolahan kopi.

"Luar biasa. Kopi di Bondowoso ini memiliki cita rasa yang otentik dan natural," kata Charles, perwakilan lembaga keuangan asal Singapura itu saat berbincang dengan detikJatim, Selasa (5/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, rasa kopi yang ada di wilayah Bondowoso ini memiliki potensi besar untuk ditawarkan kepada penikmat kopi di pasar Eropa maupun global.

ADVERTISEMENT

"Utamanya ke negara-negara di kawasan Eropa," imbuhnya.

Ia mengaku sudah berkeliling ke sejumlah wilayah penghasil kopi di Indonesia maupun beberapa negara untuk melakukan penjajakan.

"Di sini memiliki beberapa kelebihan. Sejak on farm hingga proses pengolahan pascapanen," ujar Charles.

Lebih lanjut, pihaknya akan segera menentukan langkah konkret untuk proses impor kopi dari Bondowoso. Termasuk kemungkinan untuk mengembangkan kopi Bondowoso berbasis teknologi.

"Tergantung ketersediaan kopi yang dihasilkan dari kawasan ini. Berapapun jumlahnya nanti," pungkas Charlie.

Bukan cuma itu saja. Pihaknya juga berminat dan akan mendorong peningkatan kesejahteraan petani kopi di kawasan Bondowoso dengan teknologi penunjang.

Sementara salah seorang petani setempat, Mulyadi, mengujarkan akan segera menentukan langkah untuk meningkatkan kualitas kopi yang dihasilkan dari kawasan di kawasan lereng gunung Raung ini.

"Minat pasar kopi Eropa biasanya memang kopi specialty. Ini menjadi kabar baik. Citarasa kopi asal Bondowoso mampu mewarnai lidah dunia," terang warga Desa Mangli, Tapen ini.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads