Menteri Kebudayaan Fadli Zon RI meresmikan sebuah pendapa kabupaten di Besuki, Situbondo. Bangunan bersejarah itu merupakan hasil revitalisasi bangunan cagar budaya pendapa Eks Kawedanan Besuki.
Peresmian bangunan peninggalan era kolonial Belanda ini juga menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah melestarikan warisan sejarah Kota Tua di wilayah Situbondo bagian barat yakni Besuki.
Bukan cuma itu saja. Revitalisasi bangunan lama yang lantas bernama Pendapa Pate Alos ini juga untuk mengalihfungsikan bangunan peninggalan kolonial, sehingga bermanfaat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung yang dulunya merupakan pusat pemerintahan wilayah Karesidenan Besuki ini tampak megah dengan arsitektur khas kolonial Belanda.
Dinding putih kokoh, pilar-pilar tinggi, dan lantai tegel klasik kini kembali bersinar setelah melalui proses restorasi intensif.
Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan bahwa revitalisasi aset bersejarah di Besuki bukan hanya soal fisik bangunan, melainkan soal merawat identitas bangsa.
"Bangunan ini sejarahnya berdiri tahun 1803, umurnya sudah 220 tahun lebih," kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Senin (26/1/2026).
Ia berharap, kota lama Besuki Situbondo ini dapat menjadi kawasan heritage nasional. Sebab, jika dilihat secara fisik banyak bangunan yang memiliki nilai sejarah.
"Jika kita lihat secara fisik, dari bangunan ini sangat layak. Ini mungkin bisa menjelaskan tentang sejarah dari Karesidenan Besuki dulu yang menaungi lima kabupaten," jelasnya.
Dibeberkan Fadli Zon lebih lanjut, daerah ini dapat menjadi pusat budaya, edukasi, bahkan pusat kegiatan-kegiatan seni yang ada di Situbondo.
"Ke depan kita akan coba komunikasi bagaimana merespon dari bangunan ini relatif menurut saya masih sangat layak menjadi kawasan heritage," tandas Fadli Zon.
(abq/hil)
