Ketika memasuki Malam 1 Suro, banyak orang mulai mencari tontonan horor yang identik dengan nuansa mistis khas Indonesia. Salah satu film yang hampir selalu masuk daftar rekomendasi adalah Malam Satu Suro, film legendaris yang dibintangi ratu horor Indonesia, Suzzanna.
Meski dirilis puluhan tahun lalu, film ini masih sering ditonton ulang karena menghadirkan kombinasi unik antara kisah cinta, legenda Sundel Bolong, ritual Jawa, hingga balas dendam dari alam gaib.
Lalu, seperti apa sebenarnya cerita film Malam Satu Suro dan mengapa masih relevan ditonton saat momentum Malam 1 Suro? Simak sinopsis film Malam Satu Suro lengkapnya berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sinopsis Film Malam Satu Suro
Cerita dimulai di sebuah hutan yang menjadi tempat bersemayam arwah penasaran bernama Suketi. Arwah tersebut kemudian dibangkitkan oleh seorang dukun sakti bernama Ki Rengga.
Melalui ritual khusus dan paku keramat yang ditancapkan di kepalanya, Suketi yang sebelumnya berwujud Sundel Bolong kembali menjadi manusia dan diangkat sebagai anak oleh Ki Rengga.
Kehidupan Suketi berubah ketika ia bertemu dengan Bardo, seorang pemuda asal Jakarta yang sedang berburu di kawasan hutan tersebut. Pertemuan mereka berkembang menjadi kisah cinta hingga Bardo memutuskan untuk melamar Suketi.
Meski sempat mendapat penolakan dari Ki Rengga, hubungan keduanya akhirnya direstui dengan satu syarat yang tidak biasa. Pernikahan harus dilaksanakan tepat pada malam Satu Suro di tengah Alas Roban melalui ritual adat yang penuh unsur mistis.
Setelah menikah, Bardo dan Suketi menjalani kehidupan yang bahagia di Jakarta. Mereka dikaruniai dua orang anak dan hidup berkecukupan. Namun, kebahagiaan tersebut tidak berlangsung selamanya.
Konflik mulai muncul ketika seorang pengusaha licik bernama Joni menyimpan dendam kepada Bardo setelah gagal menjalin kerja sama bisnis. Untuk menjatuhkan lawannya, Joni bekerja sama dengan seorang dukun bernama Mak Talo.
Dari sinilah rahasia masa lalu Suketi mulai terungkap. Bardo akhirnya mengetahui bahwa istrinya bukanlah manusia biasa, melainkan arwah Sundel Bolong yang pernah dibangkitkan kembali oleh Ki Rengga.
Keadaan semakin buruk ketika paku keramat yang menjaga wujud manusia Suketi dicabut. Peristiwa itu membuat Suketi kembali berubah menjadi Sundel Bolong.
Diceritakan bahwa Suketi merupakan seorang perempuan yang mengalami tragedi tragis dalam hidupnya. Setelah menjadi korban kekerasan dan kehilangan harapan, ia mengakhiri hidupnya sendiri.
Arwahnya kemudian bergentayangan sebagai Sundel Bolong yang dipenuhi rasa sakit dan dendam. Latar belakang inilah yang membuat karakter Suketi tidak hanya tampil sebagai sosok menyeramkan, tetapi juga menghadirkan sisi kemanusiaan yang membuat penonton bersimpati.
Peristiwa tersebut memicu kemarahan besar dalam diri Suketi. Sebagai Sundel Bolong, ia kemudian memburu satu per satu orang yang telah menghancurkan keluarganya.
Bagian inilah yang menjadi daya tarik utama film Malam Satu Suro. Penonton disuguhkan berbagai adegan horor khas film Indonesia era 1980-an yang dipadukan dengan unsur komedi dan aksi balas dendam yang ikonik.
Daftar Pemeran Film Malam Satu Suro
Film Malam Satu Suro menghadirkan deretan aktor dan aktris ternama yang populer pada era 1980-an. Tokoh utamanya diperankan Suzzanna sebagai Suketi atau Sundel Bolong, dan lainnya sebagai berikut.
- Suzzanna sebagai Suketi atau Sundel Bolong
- Fendy Pradana sebagai Bardo Ardiyanto
- Karan Sukarno sebagai Hari
- Johnny Matakena sebagai Joni Kalomata
- Soendjoto Adibroto sebagai Ki Rengga
- Nurnaningsih sebagai Mak Talo
- Bokir
- Dorman Borisman
Jika sedang mencari tontonan horor bernuansa budaya Jawa untuk menemani malam 1 Suro, film Malam Satu Suro layak masuk daftar pilihan. Film ini bukan hanya menghadirkan sosok Sundel Bolong yang melegenda, tetapi menyuguhkan kisah cinta, tragedi keluarga, dan balas dendam yang membuat ceritanya tetap menarik meski telah berusia puluhan tahun.
(irb/hil)
