Sudah siap menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, tapi masih belum menemukan ucapan yang pas untuk dibagikan? Daripada memakai kata-kata yang itu-itu saja, pantun bisa menjadi alternatif yang lebih segar, ringan, dan tetap mengandung pesan kebaikan.
Buat detikers yang sedang mencari inspirasi, berikut 50 pantun Tahun Baru Islam 1448 Hijriah singkat, lucu, Islami, dan penuh harapan. Cocok untuk status WhatsApp, caption Instagram, maupun dikirim ke keluarga dan sahabat.
Pantun Tahun Baru Islam 1 Muharram
Berikut kumpulan pantun Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang singkat, lucu, Islami, dan penuh doa yang bisa menjadi inspirasi untuk menyampaikan ucapan sekaligus memohon keberkahan di Tahun Baru Hijriah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantun Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H Penuh Doa
Pergi ke pasar membeli delima,
Pulangnya membawa buah kurma.
Selamat Tahun Baru Islam untuk kita semua,
Semoga hidup penuh berkah dari-Nya.
Pagi hari melihat pelangi,
Warnanya indah menghiasi langit.
Muharram datang kembali lagi,
Semoga hati makin dekat pada Sang Khalik.
Bunga melati tumbuh di taman,
Harumnya semerbak sepanjang hari.
Semoga Allah limpahkan keselamatan,
Untuk keluarga dan orang yang dicintai.
Burung merpati terbang rendah,
Hinggap sebentar di atas pagar.
Semoga tahun ini penuh berkah,
Dan setiap usaha diberi kelancaran.
Naik perahu menyusuri rawa,
Airnya tenang menyejukkan rasa.
Selamat menyambut tahun Hijriah yang baru,
Semoga bahagia menyertai kita semua.
Makan kurma saat berbuka,
Ditemani teh yang hangat rasanya.
Muharram tiba membawa doa,
Semoga hidup semakin bermakna.
Jalan pagi menuju taman,
Udara segar menenangkan hati.
Semoga tahun ini penuh kebaikan,
Dan dijauhkan dari segala iri.
Anak kecil bermain gasing,
Bermain riang di lapangan luas.
Semoga Allah menjaga kita semua,
Dengan rahmat-Nya yang tak terbatas.
Pohon mangga berbuah lebat,
Dipetik saat cuaca cerah.
Semoga tahun ini lebih hebat,
Penuh nikmat dan limpahan berkah.
Pergi ke kebun memetik jambu,
Jambu manis berwarna merah.
Selamat Tahun Baru Islam 1448 H,
Semoga hidup makin penuh berkah.
Pantun Hijrah dan Muhasabah
Membaca buku di waktu senja,
Ditemani secangkir kopi hangat.
Muharram mengajak kita berhijrah,
Menjadi pribadi yang lebih bermanfaat.
Pergi ke sawah menanam padi,
Padi tumbuh menghijau rata.
Mari memperbaiki diri hari demi hari,
Agar hidup semakin bermakna.
Burung pipit terbang ke awan,
Mencari tempat untuk berteduh.
Hijrah bukan sekadar ucapan,
Tetapi perubahan yang sungguh-sungguh.
Matahari terbit dari timur,
Cahayanya hangat menyapa pagi.
Mari tinggalkan kebiasaan yang buruk,
Dan mulai langkah baru yang lebih berarti.
Bermain layang-layang di lapangan,
Terbang tinggi mengikuti arah angin.
Muharram menjadi pengingat kehidupan,
Untuk memperbaiki hati dan batin.
Pergi bersepeda ke tepi desa,
Melewati jalan yang berkelok.
Hijrah terbaik dimulai dari hati yang tulus,
Bukan sekadar terlihat baik di kelompok.
Menyiram bunga setiap pagi,
Agar tumbuh indah dan berseri.
Mari rawat iman dalam diri,
Agar semakin kuat dari hari ke hari.
Beli ikan di pasar lama,
Lalu pulang sebelum petang.
Muharram mengajarkan kita semua,
Bahwa perubahan baik harus diperjuangkan.
Mendung datang sebelum hujan,
Lalu reda berganti cerah.
Setiap kesalahan menjadi pelajaran,
Untuk menapaki hidup yang lebih berkah.
Pergi memancing saat pagi tiba,
Ditemani udara yang menenangkan.
Awal tahun Hijriah mengajak kita,
Untuk terus memperbaiki kekurangan.
Pantun Harapan dan Optimisme
Bunga mawar tumbuh merekah,
Warnanya cantik dipandang mata.
Semoga tahun baru penuh berkah,
Dan semua harapan menjadi nyata.
Berjalan santai di sore hari,
Menikmati langit yang membiru.
Semoga segala mimpi yang dicari,
Semakin dekat untuk diraih selalu.
Pergi ke pantai melihat ombak,
Ombaknya tenang menjelang senja.
Semoga tahun ini membawa banyak kebaikan,
Untuk keluarga dan sesama.
Burung camar terbang melayang,
Di atas laut yang luas membentang.
Jangan berhenti menanam harapan,
Karena masa depan masih panjang.
Membeli bibit pohon mangga,
Untuk ditanam di halaman rumah.
Semoga tahun baru membawa bahagia,
Dan menjauhkan kita dari gelisah.
Pagi hari minum jamu,
Ditemani roti hangat rasanya.
Mari songsong tahun yang baru,
Dengan semangat dan cita-cita.
Pergi ke taman melihat rusa,
Bermain bebas tanpa beban.
Semoga tahun ini membawa sukacita,
Dan hati selalu dipenuhi harapan.
Naik kereta menuju kota,
Melihat sawah sepanjang jalan.
Muharram hadir membawa cerita baru,
Penuh peluang dan masa depan.
Anak-anak bermain petak umpet,
Tertawa riang tanpa henti.
Semoga rezeki datang berlipat,
Dan hidup dipenuhi keberkahan sejati.
Matahari bersinar terang,
Menghangatkan bumi sepanjang hari.
Jangan pernah kehilangan harapan,
Karena kebaikan selalu menemukan jalannya sendiri.
Pantun untuk Keluarga dan Sahabat
Pergi bersama ke rumah nenek,
Membawa buah untuk dibagikan.
Semoga keluarga selalu kompak dan baik,
Dalam keberkahan yang Allah limpahkan.
Makan bersama di ruang tamu,
Suasananya hangat dan ceria.
Selamat Tahun Baru Islam untuk keluargaku,
Semoga selalu diberi kebahagiaan.
Burung merpati terbang berpasangan,
Mencari tempat untuk berteduh.
Semoga persahabatan tetap bertahan,
Dalam suka maupun saat rapuh.
Pergi ke pasar membeli melon,
Pulangnya mampir membeli kurma.
Untuk sahabat yang selalu menolong,
Semoga Allah membalas segala kebaikannya.
Jalan-jalan ke tepi sungai,
Airnya jernih mengalir tenang.
Semoga silaturahmi tetap terjaga rapi,
Meski jarak memisahkan sekarang.
Bermain bola di lapangan desa,
Sore hari bersama teman lama.
Muharram menjadi momen berharga,
Untuk mempererat persaudaraan kita.
Pohon rindang, mataharinya bagus,
Memberi nyaman saat siang hari.
Terima kasih sahabat yang tulus,
Semoga bahagia selalu menyertai.
Membawa cangkul lalu pergi ke kebun,
Menanam benih di tanah subur.
Semoga keluarga tetap rukun,
Dan hidup penuh rasa syukur.
Pantun Bijak dan Penuh Makna
Air mengalir menuju muara,
Tak pernah berhenti sepanjang masa.
Waktu terus berjalan membawa cerita,
Gunakanlah untuk memperbanyak pahala.
Mentari pagi menyapa bumi,
Mengusir gelap yang telah pergi.
Kesempatan baru datang hari ini,
Jangan sia-siakan untuk memperbaiki diri.
Pohon bambu tumbuh menjulang,
Tetap kuat diterpa angin.
Orang bijak terus berkembang,
Meski menghadapi berbagai ujian.
Perahu kecil berlayar pelan,
Mengarungi sungai yang panjang.
Kesuksesan bukan tentang kecepatan,
Melainkan ketekunan dalam perjuangan.
Bintang bersinar di malam sunyi,
Menemani langkah para musafir.
Hati yang bersyukur akan selalu damai,
Meski hidup tidak selalu mudah ditafsir.
Embun pagi menempel di daun,
Berkilau saat terkena cahaya.
Kebaikan yang dilakukan meski kecil, tapi lambat laun,
Akan memberi manfaat yang luar biasa.
Burung kecil terbang ke utara,
Melintasi awan yang membentang.
Jangan hanya menghitung usia,
Hitung pula manfaat yang telah diberikan.
Pantun Lucu dan Ringan
Beli bakso tambah kerupuk,
Minumnya es saat cuaca panas.
Muharram datang jangan mengantuk,
Saatnya semangat memperbanyak amal yang ikhlas.
Pergi ke warung membeli tahu,
Sekalian beli pisang goreng dan teh olong.
Tahun baru sudah menunggu,
Jangan cuma resolusi yang sering bolong.
Naik motor lupa isi bensin,
Untung dekat pom bensin kota.
Muharram mengajak memperbaiki batin,
Bukan cuma memperbarui foto profil saja.
Beli semangka di pasar pagi,
Pulangnya mampir membeli kelapa.
Tahun baru Islam sudah menghampiri,
Saatnya memperbaiki diri sedikit demi sedikit tanpa drama.
Makan ketupat bersama opor,
Ditambah kerupuk rasanya mantap.
Selamat Tahun Baru Islam 1448 H,
Semoga rezeki lancar dan ibadah semakin mantap.
(irb/hil)
