Trenggalek - Tradisi larung kepala kerbau digelar di Dam Bagong Trenggalek. Tradisi digelar untuk mengenang jasa Ki Ageng Menak Sopal yang telah membangun dam. tra
Foto Jatim
Tradisi Tahunan Dam Bagong Jadi Magnet Wisata di Trenggalek
Rangkaian tradisi digelar selama dua hari berturut-turut, diawali dengan kirab kerbau bule mengelilingi Kelurahan Ngantru hinggga singgah di pendapa kabupaten. Malam harinya diilanjutkan dengan jamasan dan penyembelihan kerbau, serta pagelaran wayang kulit murwakala Bersih Dam Bagong
Pada Jumat pagi, upacara adat di Dam Bagong, dilanjutkan dengan upacara puncak larung kepala kerbau. Potongan kepala kerbau, kulit dan aneka tulang kerbau dibawa ke Dam Bagong.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang memimpin langsung upacara terlebih dahulu melemparkan beberapa potongan kaki kerbau ke Dam Bagong dan diikuti larungan beberapa bagian kerbau lainnya.
Puncaknya potongan kepala kerbau dilemparkan dari tengah dam ke dalam gerojokan.
Potongan kepala kerbau berhasil didapat warga usai dilarung ke Dam Bagong, Trenggalek. Tradisi ini juga menjadi daya tarik wisata budaya daerah.