Sosok Yai Mim di Mata Keluarga: Anak yang Membanggakan Orang Tua

Sosok Yai Mim di Mata Keluarga: Anak yang Membanggakan Orang Tua

Fima Purwanti - detikJatim
Selasa, 14 Apr 2026 13:45 WIB
Fatimatuz Zahro, keponakan Yai Mim di Blitar.
Fatimatuz Zahro, keponakan Yai Mim di Blitar. (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Eks dosen UIN Maulana Malik Ibrahim, Imam Muslimin alias Yai Mim meninggal diduga mengalami asfiksia saat hendak menjalani pemeriksaan lanjutan di Mapolresta Malang Kota, Senin (13/4). Yai Mim dimakamkan di Kecamatan Udanawu, Blitar, dekat dengan makam kedua orang tuanya.

Bagi keluarga Yai Mim di Blitar, tersangka kasus pornografi yang masih berstatus tahanan Mapolresta Malang Kota itu dikenal sebagai sosok yang baik dan penyayang. Tidak jarang Almarhum berkunjung ke rumah keluarga di Blitar.

"Beliau (Yai Mim) sering ke sini, datang ke keluarga. Terlebih saat nenek saya (ibu Yai Mim) masih hidup, sering pulang ke sini. Hubungan dengan keluarga sangat baik, komunikasi juga baik," ujar salah satu keponakan Yai Mim, Fatimatuz Zahro saat ditemui detikJatim di rumah duka, Selasa (14/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, hubungan keluarga dengan Yai Mim berjalan baik meski Yai Mim memiliki kesibukan di Malang. Perempuan yang akrab disapa Fatim itu menegaskan bahwa komunikasi Yai Mim dengan keluarga di Blitar tetap berjalan dengan baik.

Fatim menyebut Yai Mim adalah adik kandung dari ayahnya. Yai Mim merupakan anak keempat dari enam bersaudara. Sementara rumah duka yang digunakan merupakan rumah kakak pertama Yai Mim.

ADVERTISEMENT

"Beliau adik Ayah saya, beliau nomor 4 dari 6 bersaudara," imbuhnya.

Sambil berkaca-kaca, Fatim mengenang sosok Yai Mim. Dia mengatakan Yai Mim merupakan sosok yang baik hati dan penyayang. Khususnya kepada keluarga dan orang tuanya.

"Sebenarnya masalah yang viral itu bukan ranah kami, dan juga bukan urusan pribadi kami. Tapi yang saya kenal beliau baik sekali, gathi (penyayang) ke keluarga. Termasuk anak yang berbakti dan membanggakan bagi orang tuanya di sini," tandasnya.

Fatim juga menyebut Yai Mim sempat berpesan kepada keluarga untuk dimakamkan di Blitar apabila meninggal.

"Kalau lebaran ya pulang, sering ke sini. Beliau juga pernah bilang ke keluarga kalau sudah tua atau meninggal inginnya dimakamkan di sini dekat dengan keluarga," tandasnya.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads