Dua jambret handphone (HP) di Jalan Rajawali, kawasan Kota Lama Surabaya jadi bulan-bulanan massa. Kedua pelaku babak belur dihajar dan motor yang dikendarai terjun ke Sungai Kalimas Rabu (22/4/2026).
Aksi penjambretan ini bermula saat kedua yakni M. Upik (20) dan M. Eka (20) berboncengan menggunakan motor Suzuki Satria FU melaju di Jalan Rajawali.
Saat itu lah mereka kemudian merampas ponsel milik seorang korban berinisial NE. Usai melancarkan aksinya, pelaku memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan untuk melarikan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nahas, HP yang mereka rampas ternyata terjatuh. Tak lama setelahnya motor tanpa nopol yang dikendarai pelaku hilang kendali dan ikut terjatuh. Malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih, keduanya dapat 'salam olahraga' dari massa.
"Mereka pakai motor Satria. Saat HP hasil jambretannya jatuh, mereka hilang kendali karena warga sudah mengepung dan menghadang," kata Dhimas, anggota Satpol PP Surabaya, Kamis (23/4/2026).
Saat kedua pelaku jatuh, motor yang melaju dengan kencang tanpa kendali akhirnya terjun ke sungai. Warga yang tersulut emosi sempat menghujani pelaku dengan bogem mentah.
Beruntung, petugas yang tiba lebih cepat berhasil mencegah aksi main hakin sendiri itu. Kkeduanya kemudian diamankan ke pos petugas setempat sebelum diserahkan ke Polsek Bubutan.
Untuk mengevakuasi motor pelaku yang terjun ke sungai, petugas kemudian memanggil ti damkar pada sekitar pukul 17.30 WIB. Proses pengangkatan motor pelaku tersebut sempat menarik perhatian ratusan warga dan pengguna jalan, hingga memicu kemacetan panjang di kawasan Jembatan Merah.
(auh/abq)
