Terungkap! Badut Mojokerto 2 Kali Gauli Istri Sebelum Bunuh Ibu Mertua

Terungkap! Badut Mojokerto 2 Kali Gauli Istri Sebelum Bunuh Ibu Mertua

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Jumat, 22 Mei 2026 18:31 WIB
Rekonstruksi kasus badut di Mojokerto bunuh ibu mertua
Rekonstruksi kasus badut di Mojokerto bunuh ibu mertua. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Mojokerto -

Fakta baru terungkap ketika kasus badut Mojokerto, Satuan (43) yang membunuh ibu mertua dan melukai istrinya direka ulang. Bapak 3 ini ternyata sempat 2 kali menyetubuhi istrinya di kamar dan dapur rumah kontrakan.

Satuan memeragakan adegan pertama di depan rumah kontrakan, Dusun Sumbertempur, RT 2 RW 1, Desa Sumbergirang, Puri, Mojokerto. Yaitu ia datang ke kontrakan karena diminta istrinya, Sri Wahyuni atau Yuni (35) menjemput putranya yang berusia 3,5 tahun.

Pagi itu sekitar pukul 05.00 WIB, Satuan lebih dulu tiba di kontrakan. Sedangkan Yuni bersama anak keduanya datang sekitar 30 menit kemudian. Ketika anak mereka di dalam rumah, Satuan dan Yuni bermesraan di depan kamar mandi. Lokasinya di tempat terbuka belakang kontrakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya kalau kangen, suaminya memberi uang dan meminta hubungan suami istri. Awalnya di belakang rumah bercumbu," terang Pengacara Satuan, Kholil Askohar kepada wartawan di lokasi, Jumat (22/5/2026).

Hubungan suami istri Satuan dan Yuni sempat terhenti beberapa kali gegara anak mereka. Sampai akhirnya, hubungan suami istri mereka berlanjut setelah anak sulung mereka berangkat sekolah. Sedangkan anak kedua mereka berada di rumah ibu kandung Yuni, Siti Arofah (53) yang hanya sekitar 15 meter sebelah utara kontrakan.

ADVERTISEMENT

"Sempat berhubungan, lokasinya di dalam kamar," ungkap Kholil.

Ketika kontrakan sepi, Satuan dan Yuni melanjutkan hubungan suami istri di dapur. Hubungan suami istri untuk kedua kalinya ini kembali terhenti di tengah jalan karena keduanya cekcok. Sebabnya, Satuan sempat mengungkit masalah rumah tangga.

Keributan suami istri ini berakhir pada kekerasan. Satuan menganiaya Yuni di dapur sampai wajahnya babak belur. Bapak 3 anak ini juga mencekik istrinya dari belakang menggunakan kain lap.

"Kekerasan terjadi saat mereka berhubungan suami istri. Satuan membenturkan wajah istrinya ke dinding maupun lantai. Korban juga dicekik," jelas Kholil.

Saat itulah ibu mertuanya masuk dengan mendobrak pintu belakang rumah. Satuan 3 kali menusuk perut ibu mertuanya, Siti Arofah (53) dengan pisau dapur. Tidak hanya itu, tersangka juga 2 kali menggorok leher korban. Siti pun tewas bersimbah darah di depan pintu kamar nomor 1 rumah kontrakan.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan menyatakan masih melakukan pendalaman terkait hubungan suami istri Satuan dengan Yuni sebelum terjadinya pembunuhan. Begitu pula ihwal niat Satuan menganiaya istrinya untuk menghabisi atau sebatas melukai.

"Nanti kami dalami. Kegiatan hari ini rekonstruksi dulu, kemudian kami koordinasi dengan teman-teman kejaksaan untuk menentukan langkah selanjutnya seperti apa," tandasnya.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads