Pria Cepak Ngaku TNI Aniaya Remaja Situbondo gegara Rebutan Pacar

Pria Cepak Ngaku TNI Aniaya Remaja Situbondo gegara Rebutan Pacar

Chuk Shatu Widarsha - detikJatim
Minggu, 31 Mei 2026 15:00 WIB
Pria potongan cepak ngaku anggota TNI aniaya remaja
Pria potongan cepak ngaku anggota TNI aniaya remaja/Foto: Tangkapan layar
Situbondo -

Rebutan pacar diduga menjadi pemicu aksi penganiayaan terhadap seorang remaja di Situbondo. Korban mengaku dihajar dan dicambuk pria berambut cepak yang mengaku anggota TNI usai dituding mengganggu kekasih pelaku.

Sebelumnya, video penganiayaan terhadap seorang remaja di Situbondo viral di media sosial dan aplikasi pertemanan. Dalam video tersebut, pelaku mengaku sebagai anggota TNI terlihat menendang hingga mencambuk korban menggunakan benda menyerupai selang.

Korban diketahui berinisial DN (19), warga Kecamatan Situbondo. Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke polisi dan tengah dalam proses penyelidikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video berdurasi 39 detik yang dilihat detikJatim, korban tampak mengalami penganiayaan oleh seorang pria berambut cepak. Aksi tersebut diduga direkam oleh orang lain dari lantai dua rumah.

ADVERTISEMENT

DN menuturkan, peristiwa tersebut bermula saat terduga pelaku tiba-tiba datang ke rumahnya dan menggedor pintu samping rumah.

Menurut pengakuan korban, setelah berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku langsung mengeluarkan benda menyerupai selang dari balik bajunya dan menganiayanya berkali-kali.

"Kamu yang mengganggu pacar saya. Sekarang kamu berhadapan dengan saya. Saya anggota TNI, bukan satpam," ucap DN, menirukan ucapan pelaku.

Orang tua korban, Hafid, berharap kasus yang menimpa anaknya dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Ia mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti untuk mendukung laporan yang dibuat ke polisi.

"Selain bukti foto dan rekaman video utuh, kami juga punya dua saksi mata yang melihat langsung kejadian," jelasnya.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Situbondo, Ipda Jujuk membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut. Laporan itu diajukan oleh orang tua korban.

"Benar. Yang melaporkan orang tua korban," kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Situbondo, Ipda Jujuk, Minggu (31/5/2026).

Menurut Jujuk, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta-fakta dalam kasus tersebut, termasuk memastikan status terduga pelaku.

"Kalau benar anggota TNI, penanganan kasusnya akan langsung kami limpahkan ke Subdenpom Situbondo," tandas Jujuk.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads