Tunggang Langgang para Penyabung di Pasuruan Tinggalkan 5 Ayam Jagoan

Tunggang Langgang para Penyabung di Pasuruan Tinggalkan 5 Ayam Jagoan

Muhajir Arifin - detikJatim
Minggu, 07 Jun 2026 18:46 WIB
Arena judi sabung ayam di Pasuruan digerebek polisi.
Arena judi sabung ayam di Pasuruan digerebek polisi. (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Pasuruan -

Langkah taktis jajaran Polsek Gondangwetan sukses menghentikan praktik penyakit masyarakat di Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan, Pasuruan pada Minggu (7/6/2026) siang. Sebuah arena judi sabung ayam yang tersembunyi di belakang pemukiman warga diobrak-abrik petugas setelah aktivitas ilegal tersebut terendus oleh pihak kepolisian.

Penggerebekan ini bermula saat polisi menerima aduan dari masyarakat yang resah pada pukul 12.30 WIB. Menanggapi laporan tersebut petugas langsung bergerak cepat melakukan pengintaian dan merangsek ke sebuah lahan kosong yang menjadi pusat berkumpulnya para pejudi.

Sadar area judi mereka telah dikepung dan terdesak oleh kedatangan petugas sekitar pukul 13.00 WIB, para pelaku perjudian langsung tunggang-langgang melarikan diri. Mereka memanfaatkan celah lahan terbuka untuk kabur dan terpaksa meninggalkan seluruh barang bawaan termasuk ayam-ayam andalan mereka di lokasi demi menghindari kejaran polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada saat dilakukan penggerebekan, para terduga pelaku judi sabung ayam kabur. Petugas kemudian mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi," kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi, mengonfirmasi tindakan tegas anggotanya di lapangan.

Meski para pelaku kabur mengamankan diri, petugas di lapangan bergerak cekatan menyapu bersih seluruh fasilitas perjudian yang ada di lokasi. Dari hasil pengosongan arena tersebut, polisi berhasil mengamankan lima ekor ayam jago yang siap diadu, satu buah jam dinding, tiga buah kiso atau tas ayam, serta dua unit kandang kayu.

ADVERTISEMENT

Seluruh barang bukti tersebut kini telah dievakuasi dan diamankan di Mapolsek Keboncandi. Walaupun situasi di lapangan sudah steril, korps bhayangkara memastikan proses hukum tetap berjalan.

"Petugas masih melakukan pendalaman guna mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas perjudian tersebut," pungkas Junaidi menegaskan komitmen kepolisian.




(abq/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads