Ahmad Yulianto (34), warga Dusun Ngur Bungur, Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Sampang, menjadi korban penembakan setelah dituduh mencuri mesin pompa air. Akibat kejadian itu, Ahmad mengalami luka tembak di tumit kaki kiri dan harus menjalani perawatan di RSUD Sampang.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/6/2026) petang. Insiden bermula saat korban bersama istrinya mendatangi rumah GF di Dusun Dagian, Desa Sawah Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban bersama istrinya mendatangi rumah terduga pelaku (GF) setelah dipanggil untuk membicarakan dugaan pencurian sandal dan mesin sanyo (pompa air)," kata Eko, Senin (08/06/2026).
Menurut Eko, GF menuduh Ahmad Yulianto yang mencuri sanyonya. Karena tuduhan itu, korban tidak terima hingga akhirnya terjadi cekcok mulut antara keduanya.
"Keduanya sama-sama emosi, hingga situasi memanas, sampai pelaku mengambil senjata api dan melepaskan tembakan ke atas sebanyak satu kali," ujarnya.
"Terduga pelaku kembali melepaskan tembakan ke arah korban yang mengenai tumit kaki kiri Ahmad Yulianto luka. Hingga langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," ungkapnya.
Mendapat laporan itu polisi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan satu buah proyektil peluru.
"Kasus saat ini sudah ditangani Satreskrim Polres Sampang. Polisi juga telah melakukan visum terhadap korban serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," tandasnya.
(auh/abq)