Tampang Tonny yang Uangnya Rp 1,2 M Dicuri Terapis Spa Langganannya

Tampang Tonny yang Uangnya Rp 1,2 M Dicuri Terapis Spa Langganannya

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Rabu, 10 Jun 2026 19:12 WIB
Tonny Soegiono saat memberi keterangan saat sidang perkara pencurian uangnya Rp 1,2 miliar di Pengadilan Negeri Surabaya
Tonny Soegiono saat memberi keterangan saat sidang perkara pencurian uangnya Rp 1,2 miliar di Pengadilan Negeri Surabaya (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Tonny Soegiono, pelanggan spa yang uangnya Rp 1,2 miliar dibobol terdakwa Nur Hasannah Prasetya dihadirkan di persidangan. Tonny dihadirkan sebagai saksi yang memberatkan Nur.

Pantauan detikJatim, Tonny tampak mengenakan topi, masker medis kemeja batik dan celana hitam. Selama berjalan masuk ke ruang sidang ia tampak terus menutupi wajahnya dengan ponsel yang dibawanya.

Setiba di kursi, tampak Nur menatap dengan tajam pria mantan pelanggannya itu. Sebaliknya, Tonny tampak enggan menatap Nur. Namun sesekali pria lansia mencuri pandang Nur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tonny membenarkan bahwa ia merupakan pelanggan Spa Superior. Dari tempat itu lah, ia pertama kali mengenal Nur. "Saya kenal di HR Muhammad, iya (di Superior Spa)," kata Tonny kepada jaksa di Ruang Sari 2 Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (10/6/2026).

ADVERTISEMENT

Dalam kesaksiannya, Tonny menuturkan bagaimana uangnya Rp 1,2 miliar raib dari rekeningnya. Ia menyebut bahwa hal itu bermula karena kerap menitipkan handphone yang juga jadi tempat penyimpanan 2 ATM-nya.

"Iya, saya taruh (ATM) di belakang casing," ujar Tonny.

Menurut Tonny, Nur diduga kuat mencuri uangnya bukan melalui transfer online tapi melalui ATM. Sebab, Tonny mengaku tak punya aplikasi atau layanan m-Banking.

Tonny Soegiono langsung kabur setelah menjadi saksi perkara pencurian uangnya Rp 1,2 miliar yang dilakukan terdakwa Nur Hasannah di Pengadilan Negeri SurabayaTonny Soegiono langsung kabur setelah menjadi saksi perkara pencurian uangnya Rp 1,2 miliar yang dilakukan terdakwa Nur Hasannah di Pengadilan Negeri Surabaya (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)

Menurut Tonny, ia mempunyai 2 ATM yang disimpan di casing handphone. Adapun rekening yang dibobol Nur berasal dari ATM yang jarang digunakan. Sedangkan terkait pin, Tonny menduga Nur tahu saat ia mengambil uang di ATM minimarket.

"Pernah, saya nekan pin dan ada dia (Nur ada di belakangnya)," ujar Tonny.

"Saya gak perhatikan itu (Nur), saya ambil (uang di ATM), dia tahu dia di belakang kok, saya nggak lihat," imbuhnya.

Pembobolan ATM itu baru diketahui Tonny, tak sengaja menggunakan ATM BCA miliknya karena ATM yang satunya tertinggal. Dari situ, Tonny menyadari saldonya berkurang.

"Itu (ATM) di belakang HP, di casing belakangnya itu, ada 2 kartu kredit, KTP, dan 2 ATM beda (bank). Bank Permata dan BCA. Saat itu kan ATM saya satunya ketinggalan, pas saya pakai yang ini (ATM di HP) saya pakai lalu terkejut (melihat isi saldo)," ungkapnya.

Menyadari hal ini, ia kemudian menyuruh sopirnya, Sholikin untuk mengantarkan ke bank untuk meminta rekening koran. Dari situ, nama Nur dan temannya muncul telah melakukan penarikan uang hingga Rp 1,2 miliar.

Sebelumnya, terapis Spa Superior di Surabaya didakwa mencuri uang pelanggannya hingga Rp 1,2 miliar. Terdakwa memanfaatkan momen korban menitipkan ponsel dan melakukan transfer lewat ATM secara diam-diam.

Terdakwa kasus pencurian itu adalah Nur Hasannah Prasetya. Sedangkan korbannya adalah pelanggan lamanya di Spa Superior bernama Tonny Soegiono. Pembobolan uang miliaran itu diketahui terjadi pada rentang bulan Agustus hingga September 2022, namun kasus itu baru dilaporkan pada 2026.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads