Motif Pembacok Remaja hingga Tewas Saat Konvoi Anniversary Persebaya

Motif Pembacok Remaja hingga Tewas Saat Konvoi Anniversary Persebaya

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Minggu, 21 Jun 2026 17:40 WIB
Ilustrasi pelaku pencabulan
Ilustrasi (Foto: Chuk Shatu Widarsha/detikJatim)
Surabaya -

MN, tersangka pembacokan remaja berinisial GAD (16) alias Ado saat konvoi Anniversary Persebaya ke-99 ditangkap di Sampang, Madura. Polisi membeberkan motif pembacokan hingga tewas itu.

"Motif awal karena cekcok terjadi perselisihan antar 2 kelompok, Mas," kata Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya Iptu Evan Caesar Ibrahim detikJatim, Minggu (21/6/2026).

Meski demikian, pihaknya masih mengembangkan pengakuan tersangka tersebut. Sebab celurit yang digunakan tersangka tenyata telah disiapkan sejak awal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Evan menjelaskan pihaknya masih mendalami alasan MN tiba-tiba menyabet sajam pada korban. Mengingat, sajam tersebut telah dibawa MN sebelum kejadian.

ADVERTISEMENT

"Jadi, pelaku karena terdesak oleh beberapa orang dari kelompok lain mengeluarkan celurit dan dengan asal melawan yang maju dari kelompok lain tersebut," ujarnya.

Polisi dengan 2 balok di pundaknya itu juga mengungkapkan penyebab korban tewas karena kehabisan darah usai disabet celurit tersangka. Hal ini didasarkan dari hasil autopsi.

"Makannya dari korban juga kalau hasil otopsi lukanya acak, karena kena di bagian nadi besar sehingga kehabisan darah dan menyebabkan meninggal dunia," tutupnya.

Sebelumnya, perayaan Anniversary ke-99 Persebaya menyisakan duka. Seorang remaja dilaporkan tewas karena diduga jadi korban pembacokan orang tak dikenal.

Korban diketahui berinisial GA (16) alias Ado. Korban tercatat berasal dari Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Kakak korban, Ellen mengatakan setelah dibacok, adiknya sempat dilarikan ke RS Bhayangkara. Namun demikian nyawa korban tak tertolong.

"Jam 03.00 WIB dikabari keluarga kalau adik saya sudah di rumah sakit. Setelah itu setengah jam penanganan gitu ternyata sudah meninggal dunia," kata Ellen, Kamis (18/6/2026).




(dpe/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads