Penyelidikan tentang kematian Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50) di dalam mobil dinasnya di Bandara Juanda bergantung pada bukti ilmiah. Polresta Sidoarjo menyatakan tengah menunggu hasil pemeriksaan resmi dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.
Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono menjelaskan bahwa hasil uji laboratorium forensik Polda Jatim itu nanti akan menjadi pilar utama penyidik dalam menentukan arah kasus.
Selain menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur untuk mengungkap penyebab kematian korban, Tri juga menjelaskan penyidik tengah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui rangkaian peristiwa itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proses penyelidikan berjalan beriringan dengan menunggu hasil Laboratorium Forensik. Hasil tersebut nantinya akan memperkuat bukti-bukti yang telah dikumpulkan penyidik," ujarnya.
Sebelumnya, jasad Ruly ditemukan di dalam mobil dinas Pemkab Bangkalan dalam kondisi yang sudah membusuk di kursi depan penumpang samping sopir pada Rabu (24/6).
Mobil itu diketahui telah terparkir 4 hari di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda.
Kasus ini diselimuti misteri setelah hasil pelacakan CCTV mengungkap adanya dugaan keterlibatan orang lain, yakni seorang pria berinisial E.
Pria paruh baya itu terekam kamera saat mengendarai mobil dinas korban masuk kawasan bandara dan langsung bergegas kabur melarikan diri dari area parkir setelah memarkirkan mobil dinas Ruly.
(auh/dpe)
