Sebuah panggilan telepon dari sang kekasih menjadi awal mula terungkapnya tragedi berdarah yang menimpa seorang gadis muda di Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Lumajang. Korban yang diketahui berinisial MTA (22), ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamarnya sendiri.
Peristiwa ini bermula ketika pacar korban merasa cemas karena MTA mendadak tidak bisa dihubungi sejak pagi hari. Karena khawatir, ia kemudian berinisiatif menghubungi tetangga korban melalui sambungan telepon dan meminta tolong untuk mengecek kondisi MTA di rumahnya.
Saksi yang mendapat permintaan tersebut lantas mendatangi rumah korban. Namun, saat memeriksa bagian dalam kamar, saksi justru mendapati pemandangan mengerikan. Korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa, membeku dalam posisi telentang di atas tempat tidur tanpa sehelai benang pun, dan dipenuhi lumuran darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetangganya yang menemukan, katanya dapat telepon dari pacar korban untuk memeriksa kondisinya karena ditelepon tidak bisa. Saat dicek ternyata sudah meninggal, posisinya tanpa busana di kamarnya," ujar keluarga korban, Diana, kepada detikJatim, Jumat (3/7/2026).
Polisi Tunggu Hasil Autopsi
Penemuan jasad yang menggemparkan warga sekitar tersebut langsung dilaporkan ke pihak berwajib. Tak lama kemudian, personel kepolisian tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan identifikasi awal.
Petugas membenarkan kondisi korban saat pertama kali ditemukan oleh tetangganya memang dalam keadaan tanpa pakaian. Kendati demikian, polisi masih bersikap hati-hati dan belum menetapkan motif pasti di balik kematian korban, termasuk mengenai adanya dugaan tindakan kekerasan seksual.
"Berdasarkan olah TKP memang benar korban tidak memakai pakaian dengan posisi terlentang di kamar. Ada kekerasan seksual atau yang lain masih menunggu hasil autopsi," kata Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto.
Guna mencari kepastian hukum serta mengetahui penyebab medis kematian korban secara akurat, jasad MTA langsung dievakuasi dari kamarnya. Petugas membawa jenazah korban ke kamar mayat RSUD Dr. Haryoto Lumajang untuk menjalani proses autopsi mendalam oleh tim dokter forensik.
(auh/dpe)
